Visit Agenda: Banjir Labean Donggala: 30 Rumah Terdampak, BPBD Sulteng Lakukan Penanganan
Banjir Labean Donggala: 30 Rumah Terendam, BPBD Sulteng Terus Lakukan Penanganan
Pada Jumat (3/4) sore, daerah Labean, Desa Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kembali terkena banjir. Puluhan rumah warga tergenang akibat luapan air sungai. BPBD Sulawesi Tengah bergerak cepat untuk mengatasi dampak bencana ini.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang hari. Debit air Sungai Mapaga meningkat tajam, menyebabkan genangan yang mengancam permukiman warga. Air mulai masuk ke lingkungan sekitar pukul 15.00 WITA, memicu kekhawatiran masyarakat.
“Tidak ada laporan korban jiwa atau warga yang mengungsi akibat banjir ini,” jelas Plt Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto.
Tim Reaksi Cepat dan Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah langsung tiba di lokasi untuk melakukan penilaian awal. Mereka berkoordinasi dengan pihak terkait di Donggala. Tim gabungan juga melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui kerusakan dan kebutuhan warga.
Keterlibatan pihak desa setempat dalam pendataan menunjukkan respons yang sigap. Fokus utama adalah memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan setelah banjir. Semua pihak bekerja sama untuk penanganan yang lebih komprehensif.
Meskipun air mulai surut, warga tetap diminta tetap waspada. Cuaca yang masih berpotensi hujan deras memicu risiko banjir susulan. Untuk langkah jangka panjang, pembangunan bronjong di sepanjang Sungai Mapaga menjadi prioritas. Bronjong bertujuan mengurangi erosi dan mencegah luapan air di masa depan.
Selain itu, drainase yang efektif juga dianggap penting. Sistem ini akan membantu aliran air saat hujan lebat. Tim BPBD terus memantau situasi dan siap memberikan respons darurat jika diperlukan.
Bencana serupa juga terjadi di 10 desa Kecamatan Sirenja, Donggala, dan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, merendam ratusan rumah serta dua tempat ibadah. BPBD Sulteng terus mengambil langkah cepat untuk mengatasi dampaknya.
Dalam wilayah Kota Bandarlampung, hujan deras menyebabkan 37 titik genangan. Tim BPBD Lampung memberikan peringatan dan penanganan darurat. Di Aceh, Desa Lampahan Induk dan Lampahan Timur kembali diterjang banjir, menyebabkan kerusakan signifikan.
Pemerintah Kabupaten Donggala juga memastikan layanan publik berjalan optimal selama Ramadhan 1447 Hijriah. Enam unit UPTD baru diaktifkan untuk meningkatkan akses layanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan.
Banjir dan longsor parah di Kecamatan Sojol, Donggala, menimbulkan kerusakan fasilitas umum. Pemulihan berlangsung secara terus-menerus, dengan upaya mengurangi risiko bencana di masa mendatang.