BMKG: Ada 29 gempa susulan pasca-gempa utama di Ternate-Bitung Kamis
BMKG: Ada 29 Gempa Susulan Pasca-Gempa Utama di Ternate-Bitung Kamis
Manado, Sulawesi Utara
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 29 gempa susulan setelah terjadinya gempa utama di wilayah Ternate-Bitung, Kamis pagi. Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, mengatakan kejadian tersebut terjadi sejak gempa utama.
“Hingga saat ini, kita telah mencatat 29 gempa susulan,” ujarnya di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis. Menurut Zulkifli, magnitudo gempa susulan berkisar antara 3,1 hingga 5,5. Ia menambahkan, gempa susulan adalah fenomena yang wajar setelah gempa utama.
Zulkifli juga meminta masyarakat tetap waspada dan memastikan struktur bangunan serta tempat kerja berada dalam kondisi aman setelah gempa. Pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB, wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, diguncang gempa tektonik. Analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki magnitudo M7,6, dengan episenter di koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,27 derajat Bujur Timur (BT).
Parameter Gempa Utama
Gempa bumi terjadi di laut, berjarak 129 kilometer ke arah Tenggara Bitung, Sulut, pada kedalaman 33 kilometer. BMKG menyebutkan gempa ini diumumkan dengan parameter yang diperbarui, menandakan kejadian tektonik tersebut memiliki dampak signifikan.