BMKG imbau masyarakat waspadai perubahan cuaca yang cepat di akhir musim hujan
BMKG Mengingatkan Masyarakat untuk Lebih Waspada terhadap Perubahan Iklim yang Cepat di Akhir Musim Hujan
Yogyakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan peringatan kepada masyarakat serta berbagai pihak di provinsi tersebut agar lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang terjadi secara cepat pada akhir musim hujan tahun ini.
Menurut Kepala Stasiun Klimatologi DIY, Reni Kraningtyas, kondisi iklim yang tidak menentu dapat menimbulkan ancaman seperti hujan deras yang diiringi angin kencang dan petir. Ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan selama periode transisi musim hujan ke musim kemarau.
“BMKG mengimbau pemerintah daerah, institusi terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada masa akhir musim hujan yang ditandai oleh perubahan cuaca yang cepat,” kata Reni dalam pernyataannya di Yogyakarta, Kamis.
Reni menambahkan, langkah-langkah mitigasi harus dilakukan untuk menghadapi peralihan musim. Ini meliputi pembersihan saluran air dan pemangkasan cabang pohon yang rentan tumbang. Tindakan tersebut bertujuan meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem selama periode transisi.
“Pastikan struktur bangunan dan baliho dalam kondisi kuat guna mengurangi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Selain itu, BMKG juga memberikan peringatan khusus terkait fenomena El Nino yang diperkirakan muncul pada Juli hingga akhir 2026. Fenomena ini memiliki peluang terjadi sebesar 50 sampai 60 persen, menurut Reni.
Prediksi BMKG menyebutkan, musim kemarau tahun depan akan lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan mempersiapkan pola tanam yang sesuai agar menghindari gagal panen. Untuk wilayah yang rentan kekeringan, pengelolaan air secara efisien menjadi prioritas.
Kepala BMKG menegaskan, kewaspadaan terhadap curah hujan yang di bawah normal juga diperlukan. Hal ini menandakan bahwa musim kemarau 2026 akan mengalami kondisi lebih kering dibandingkan masa sebelumnya.