BMKG: Waspadai perubahan cuaca mendadak di DIY

BMKG: Waspadai perubahan cuaca mendadak di DIY

Yogyakarta – Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta mengeluarkan peringatan bagi warga untuk bersiap menghadapi perubahan iklim yang tidak terduga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari mendatang. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Feriomex Hutagalung, Rabu, dalam siaran resmi.

Pola Cuaca dan Rekomendasi

Feriomex menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap fluktuasi cuaca yang bisa terjadi secara cepat selama masa transisi iklim. Ia menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama periode panas dengan memperbanyak konsumsi cairan, membatasi kegiatan di siang hari, dan mengurangi risiko kebakaran.

“Perbarui informasi cuaca secara rutin melalui situs resmi BMKG, serta lakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan FPRB,” ujarnya.

Kondisi Atmosfer dan Proyeksi Hujan

Dalam analisis terkini dinamika atmosfer, BMKG mencatat suhu permukaan laut di Laut Jawa dan Selatan Jawa yang berada di Samudra Hindia menunjukkan kecenderungan panas. Suhu mencapai antara 29 hingga 30 Celcius, dengan anomali sekitar -0,5 hingga 1,0 Celcius, yang memungkinkan ketersediaan uap air di atmosfer.

Terbentuknya pola konvergensi di wilayah Jawa dan aktivitas Gelombang Rossby di bagian Pulau Jawa memberi peluang peningkatan pembentukan awan hujan. Sementara itu, tingkat kelembapan udara vertikal DIY pada ketinggian 1,0 hingga 3,0 kilometer (850 hingga 700 mb) mencapai 65 hingga 95 persen, yang juga berkontribusi pada kemungkinan hujan.

Proyeksi Cuaca untuk April

BMKG memperkirakan bahwa wilayah DIY, terdiri dari Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, Sleman, dan Gunungkidul, akan mengalami hujan ringan hingga lebat dari 9 hingga 11 April. Di sisi lain, gelombang pantai selatan Jawa diperkirakan mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter, termasuk dalam kategori sedang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *