Gempa Sulut-Malut – dua warga Manado jadi korban
Gempa Sulut-Malut, Dua Warga Manado Jadi Korban
Kamis pagi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, serta Maluku Utara. Episentrum gempa berada di 1,25 lintang utara dan 126,27 bujur timur, dengan kedalaman 62 km. Peristiwa tersebut sangat terasa di Kota Manado, menurut laporan dari Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng.
Dalam gempa tersebut, dua warga Manado dilaporkan menjadi korban. Satu di antaranya meninggal akibat tertimpa reruntuhan dan telah dibawa ke rumah sakit. Sementara satu orang lainnya mengalami patah kaki setelah melompat dari toko. Basarnas masih terus memantau kemungkinan adanya korban tambahan di wilayah yang terkena guncangan.
“Satu korban meninggal tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke rumah sakit, yang satunya patah kaki karena loncat dari toko,” ujar Nuriadin Gumeleng.
BMKG telah memperbarui data terkait peringatan dini tsunami yang terjadi di perairan Sulut dan Maluku Utara. Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menyatakan tujuh daerah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara berpotensi mengalami kondisi siaga tsunami.