Gunung Semeru erupsi disertai letusan awan panas sejauh 3,5 km

Gunung Semeru Erupsi Disertai Letusan Awan Panas hingga 3,5 Kilometer

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) – Pada hari Minggu pagi, Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang kembali mengalami erupsi, dilengkapi dengan letusan awan panas yang mencapai jarak 3,5 kilometer dari puncak. Menurut laporan yang diterima di Lumajang, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, mengatakan bahwa erupsi terjadi pada pukul 02.02 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Deteksi Seismogram dan Perkembangan Letusan

Erupsi tersebut tercatat dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar tiga menit 29 detik. “Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur 3,5 km dari puncak,” imbuh Yadi. Selang waktu sekitar enam jam, Gunung Semeru kembali meletus pada pukul 06.55 WIB. Kolom abu teramati mencapai ketinggian 800 meter di atas puncak, atau 4.476 mdpl, dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tebal mengarah ke arah barat daya serta barat.

Erupsi Gunung Semeru kembali terjadi pada pukul 07.53 WIB dengan tinggi letusan 800 meter di atas puncak, dan pada pukul 08.50 WIB, letusan tidak teramati karena tertutup kabut.

Peringatan dan Status Aktivitas Vulkanik

Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada di Status Level III (Siaga), kata Yadi. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak, karena berisiko terkena perluasan awan panas atau aliran lahar hingga jarak 17 km. “Di luar jarak tersebut, warga juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena bisa terkena dampak dari lontaran batu atau pijar,” terangnya.

Yadi menambahkan, masyarakat perlu waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di wilayah aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Peringatan ini berlaku untuk mencegah risiko terhadap area kecil yang menjadi anak sungai dari Besuk Kobokan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *