Gunung Semeru erupsi luncurkan awan panas guguran sejauh 4,5 km
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran 4,5 Kilometer
Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) – Pada Selasa sore, Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi yang meluncurkan awan panas guguran hingga 4,5 kilometer dari kawah.
Erupsi Gunung Semeru tercatat pada pukul 17.30 WIB dengan kolom letusan mencapai kira-kira 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),
demikian informasi dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian.
Kolom abu yang diobservasi menunjukkan warna kelabu dengan intensitas tebal, bergerak ke arah timur laut dan timur. Aktivitas vulkanik ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 27 mm dan durasi 443 detik.
Jarak luncur awan panas guguran mencapai 4,5 km ke arah tenggara (Besuk Kobokan),
tambah Sigit.
Kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai zona merah, sehingga warga tidak boleh berada di sana. Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada di Level III (Siaga).
Rekomendasi utama adalah masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, jaraknya 13 km dari puncak gunung,
jelasnya.
Sigit juga mengimbau untuk menghindari area dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena terdapat risiko lontaran batu berbentuk piji.
Perlu diwaspadai pula potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai/lembah yang bermula dari puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang berasal dari Besuk Kobokan,
tegasnya.