Key Issue: BNPB: Kebakaran hanguskan 10 hektare gambut di Ogan Ilir Sumsel
BNPB: Kebakaran Hanguskan 10 Hektare Gambut di Ogan Ilir Sumsel
Kebakaran yang menghancurkan 10 hektare lahan gambut di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, telah berhasil dipadamkan, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam pernyataannya di Jakarta, menyebutkan bahwa titik api berada di Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara. Api terbakar pertama kali dilaporkan pada Selasa (7/4) siang.
Tim gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, serta TNI/Polri berhasil memadamkan kobaran api pada Rabu (8/4) melalui penyiraman darat. Namun, angin kencang dan luasnya area yang terbakar menjadi tantangan dalam mengendalikan api agar tidak merambat lebih luas. “Api berhasil dipadamkan pada Rabu, lahan terbakar seluas 10 hektare,” kata Abdul.
“Termasuk juga melihat efisiensi anggaran dari pemerintah. Tapi nantinya akan melihat kondisi karhutla,” kata Iqbal Alisyahbana.
Kabupaten Ogan Ilir menjadi salah satu dari 12 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan yang rentan mengalami kebakaran hutan dan lahan, berdasarkan data BPBD provinsi setempat. Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan, Iqbal Alisyahbana, sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah daerah sedang mempersiapkan penetapan status siaga untuk memperkuat penanganan karhutla.
Penetapan status siaga ini menjadi dasar pengajuan 10 unit helikopter guna meningkatkan respons pemadaman, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh tim darat. Iqbal menilai helikopter sangat penting dalam mempercepat pemantauan dan penanggulangan api, sehingga penyebaran bisa dikendalikan sejak awal. Jumlah 10 unit tersebut didasarkan pada pengalaman penanganan karhutla di tahun-tahun sebelumnya, namun akan disesuaikan dengan kondisi saat ini serta pertimbangan efisiensi anggaran.