Pemkab Muara Enim siagakan personel antisipasi karhutla
Pemkab Muara Enim siagakan personel antisipasi karhutla
Palembang, Sumatera Selatan – Pemerintah Kabupaten Muara Enim sedang melakukan persiapan untuk menghadapi kemungkinan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menempatkan tenaga dan alat pemadam di lokasi rentan. Bupati Muara Enim, Edison, dalam wawancara di Palembang, Jumat, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menetapkan status siaga darurat karhutla. Namun, langkah kesiapsiagaan tetap dilakukan sebagai upaya mencegah potensi kebakaran sejak dini.
“Meski status siaga darurat belum ditetapkan, kami tetap menyediakan tenaga dan alat pemadam di lokasi rentan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Edison menjelaskan bahwa penempatan personel, peralatan, dan armada pemadam akan diperbanyak di titik-titik rawan agar respons cepat dapat dilakukan. Wilayah yang sering menjadi sumber karhutla sebelumnya akan menjadi fokus pengawasan. Selain itu, patroli rutin dilakukan untuk menghindari munculnya titik api di area berisiko.
Pemerintah daerah juga memperkuat kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri dalam mengatasi karhutla. “Selain menetapkan status siaga, kita juga akan fokus menyiagakan unit pemadam kebakaran dan personel di daerah rawan. Ada beberapa titik seperti Gelumbang, Muara Belida, dan lainnya,” katanya.
Terkait pembuatan status siaga darurat, pihaknya memastikan akan dilakukan pada pertengahan Mei 2026 setelah menggelar apel kesiapsiagaan bencana. “Status siaga karhutla ditetapkan sekitar minggu kedua Mei nanti. Kami juga menunggu arahan dari pemerintah pusat dan provinsi untuk langkah penanganan,” tambah Edison.