Important Visit: Kejagung mutasi 65 Kajari, salah satunya Kajari Karo

Kejagung Mutasi 65 Kajari, Salah Satu di Antaranya Kajari Karo

Perubahan Struktur di Kejaksaan

Jakarta, Selasa – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pergantian posisi di 65 kejaksaan negeri (Kajari) di seluruh Indonesia. Perubahan ini mencakup mutasi, promosi, serta penurunan jabatan, seperti yang dijelaskan Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.

“Mutasi adalah bagian dari proses administratif yang dilakukan secara berkala. Di dalamnya pasti ada beberapa orang yang bergeser ke posisi baru, termasuk promosi dan demosi,” ujarnya.

Mutasi tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-347/C/04/2026, yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Hendro Dewanto. Surat ini mencatat pergeseran status 65 orang dalam jabatan kejaksaan.

Contoh Pergantian di Karo dan Jember

Di antara yang berpindah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk, diangkat ke jabatan fungsional. Ia digantikan oleh Edmond Novvery Purba. Menurut Anang Supriatna, perpindahan ini menandai perubahan dari struktur ke fungsional.

Sementara itu, Yadyn yang sebelumnya menjabat di Direktorat Penyidikan Jampidsus Kejagung, kini menjadi Kajari Jember. Hal ini menunjukkan keberagaman jenis mutasi yang dilakukan.

Daftar Penuh Pergantian Jabatan

Adapun daftar lengkap 65 Kajari yang mengalami perubahan:

1. Bobbi Sandri di Banda Aceh

2. Fredy Feronico Simanjuntak di Rokan Hulu

3. R Firmansyah di Barito Utara

4. Dado Achmad Ekroni di Serang

5. Adi Rifani di Lebak

6. Subagio Gigih Wijaya di Ende

7. David Palapa Duarsa di Bondowoso

8. Taufik di Sarolangun

9. Herman Kondo Siriwa di Murung Raya

10. Adi Imanuel Palebangan di Tomohon

11. Petrus Andri Parlindungan Napitupulu di Bangka Tengah

12. Fitri Zulfahmi di Mamuju

13. Anto Widi Nugroho di Tanjung Jabung Timur

14. Herlambang Saputro di Seram Bagian Barat

15. Harwanto di Penajam Paser Utara

16. Koko Erwinto Danarko di Luwu Utara

17. Deddy Sutendy di Kota Cirebon

18. Syahrir Jasman di Batubara

19. Irfan Nirwana Satriyadi di Aceh Barat

20. Febrianda Ryendra di Cilegon

21. Robby Permana Amri di Rote Ndao

22. Hartadhi Christianto di Padang Sidempuan

23. Pradhana Probo Setyarjo di Kota Tangerang

24. I Ketut Sudiarta di Maros

25. Ilham Wahdini di Seram Bagian Timur

26. Mohammad R. Bugis di Tanjung Jabung Barat

27. Krisnandar di Kepulauan Tanimbar

28. Budiman di Sinjai

29. Rindang Onasia di Pangkal Pinang

30. Retno Setyowati di Sukoharjo

31. Yuli Andri di Empat Lawang

32. Indra Gunawan di Dharmasraya

33. Taupiq Djalal di Bau-Bau

34. Alezander Zaldi di Labuhanbatu Selatan

35. Widarto Adi Nugroho di Tual

36. Nurul Hidayat di Sawahlunto

37. Sutrisno di Ngada

38. Muhammad Indra Muda Nasution di Brebes

39. M. Emri Kurniawan di Tapanuli Selatan

40. Medie di Tabanan

41. Nurwendah Arumsari di Solok

42. Teddy Rorie di Kudus

43. Ryan Jerry Untu di Flores Timur

44. Bambang Sunoto di Banyumas

45. Rahmat di Halmahera Utara

46. Rully Mutiara di Rembang

47. Noptra di Agam

48. Yadyn di Jember

49. Soekesto Ariesto di Magetan

50. Badri Wasil di Aceh Jaya

51. Dicky Darmawan di Buleleng

52. Mernawati di Dumai

53. Purnama di Sragen

54. Dian Herdiman di Parigi Moutong

55. Jeffry Paultje Maukar di Labuhan Batu

56. Saptono di Lampung Timur

57. Tasjrifin Muljana Abdul di Kotamobagu

58. Rustandi Gustawirya di Pasuruan

59. Normadi Elfajr di Hulu Sungai Selatan

60. Nurul Anwar di Kota Mojokerto

61. Dwi Hadi Purnomo di Boalemo

62. Romadu Novelino di Kolaka

63. Erwin Widihantono di Bitung

64. Edmond Novvery Pur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *