Topics Covered: Sumbar-Jakarta buka opsi kerja sama penguatan ketahanan pangan

Sumbar dan Jakarta Menjajaki Kolaborasi untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Kota Padang menjadi tempat pertemuan antara Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Kedua pihak menyelenggarakan diskusi untuk memperkuat ketahanan pangan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan.

Kerja Sama Beragam Alternatif

Dalam pertemuan tersebut, Vasko Ruseimy menjelaskan bahwa beberapa opsi kerja sama telah dibuka. “Beberapa alternatif kerja sama diusulkan, seperti melibatkan perusahaan milik pemerintah daerah (BUMD) atau langsung melalui para petani di Sumbar,” ujarnya.

Beberapa alternatif kerja sama diusulkan, seperti melibatkan perusahaan milik pemerintah daerah (BUMD) atau langsung melalui para petani di Sumbar,” kata Vasko Ruseimy.

Vasko menambahkan, Provinsi Sumbar telah mencapai swasembada pangan, terutama beras. Hal ini membuka peluang kerja sama dalam penyediaan beras untuk kebutuhan DKI Jakarta.

Potensi Pasokan Bahan Pangan

Menurut Vasko, pemerintah provinsi siap memfasilitasi para petani untuk menyuplai beras ke Food Station DKI Jakarta. Selain itu, Sumbar juga menawarkan kontribusi dalam pasokan bawang merah, mengingat Kabupaten Solok dikenal sebagai sentra produksi bawang merah nasional.

Kita juga punya cokelat, kopi hingga peternakan yang bisa diserap,” tambah Vasko.

Vasko menekankan bahwa kerja sama ini akan saling menguntungkan. DKI Jakarta memiliki anggaran yang cukup tetapi terbatas lahan pertanian, sementara Sumbar memiliki lahan luas dan potensial tetapi perlu dukungan dana.

El Nino dan Kebutuhan Jakarta

Rano Karno mengungkapkan, kerja sama dalam ketahanan pangan antara kedua provinsi memiliki peluang besar. “Para ahli memperkirakan Indonesia akan terdampak oleh fenomena El Nino, yang bisa mengganggu sektor pertanian nasional,” kata Rano.

Para ahli memperkirakan Indonesia akan terdampak oleh fenomena El Nino, yang bisa mengganggu sektor pertanian nasional,” ujar Rano Karno.

Rano juga menyebut bahwa Jakarta saat ini masih bergantung pada pasokan beras dari Cianjur dan daerah lain. “Jika ada titik-titik pasokan tambahan, kita akan sambut dengan baik,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *