Facing Challenges: Ancaman Baru Mengintai, Banyak Negara Sudah Waswas
Ancaman Baru Mengintai, Banyak Negara Sudah Waswas
Para pejabat pemerintah dari Inggris dan Amerika Serikat (AS) memberikan peringatan kepada para direktur bank besar agar lebih waspada terhadap ancaman baru yang sedang mengemuka. Peringatan ini muncul setelah peluncuran model AI terbaru dari Anthropic bernama ‘Mythos’, yang dikhawatirkan mampu mempermudah eksploitasi terhadap kerentanan sistem, sehingga meningkatkan risiko penipuan yang lebih besar.
Mythos: Model AI yang Menjadi Perhatian
Anthropic memutuskan menunda peluncuran Mythos secara luas karena khawatir akan dampak teknologi canggih ini. Untuk mengevaluasi tingkat keunggulan model, Institut Keamanan AI (AISI) melakukan uji coba menyeluruh pada 7 April 2026. Hasilnya menunjukkan bahwa Mythos menawarkan kemajuan signifikan dibandingkan model-model AI sebelumnya.
Hasil ‘Capture-the-Flag’ dalam Pengujian
Dalam tantangan CTF, model AI diharapkan mengidentifikasi dan mengeksploitasi kelemahan sistem target untuk mengambil ‘bendera’ yang tersembunyi. Grafik dari AISI menampilkan performa Mythos dibandingkan model lainnya. Dalam tugas tingkat profesional, model ini berhasil menyelesaikan 73% dari total rangkaian uji coba.
Kinerja Serangan Siber dalam Simulasi
CTF tingkat ahli hanya menguji kemampuan spesifik secara terpisah, sementara serangan siber di dunia nyata membutuhkan rangkaian langkah yang lebih kompleks. AISI menciptakan simulasi berbasis ‘The Last Ones’ (TLO) yang mencakup 32 tahap serangan, dari pengintaian awal hingga penyerapan jaringan penuh. Laporan menyebutkan bahwa manusia memerlukan sekitar 20 jam untuk menyelesaikan TLO, sedangkan Mythos mampu menyelesaikannya dalam 3 dari 10 percobaan.
Kelemahan yang Terungkap
Mythos menunjukkan beberapa batasan dalam lingkungan evaluasi AISI. Model ini tidak mampu menyelesaikan uji coba siber yang fokus pada teknologi operasional (OT), yaitu ‘Cooling Tower’. Meski demikian, hasil ini tidak sepenuhnya menandakan kegagalan Mythos dalam serangan OT, karena lingkungan simulasi kurang lengkap fitur keamanan nyata seperti sistem pertahanan aktif dan perangkat penjaga.
Dampak dan Kekhawatiran Global
Kemampuan Mythos dalam simulasi keamanan siber menunjukkan bahwa model ini bisa menyerang sistem perusahaan kecil secara otonom, terutama yang memiliki pertahanan lemah. Namun, AISI menegaskan bahwa lingkungan simulasi jauh berbeda dari dunia nyata. Dalam tes, model tidak dihukum jika mengambil langkah yang memicu peringatan keamanan. Oleh karena itu, hasilnya mungkin tidak sepenuhnya merepresentasikan skenario yang lebih kompleks di dunia nyata.
“Kami perkirakan performa Mythos akan terus meningkat dengan tambahan komputasi inferensi. Uji coba kami dilakukan dengan alokasi 100 juta token, dan kinerjanya terus berkembang hingga batas ini,” tulis AISI dalam laporan terbarunya.