New Policy: Mantan Wasit FIFA Kritik Keras Kontroversi Kartu Merah Camavinga
Mantan Wasit FIFA Kritik Kontroversi Kartu Merah Camavinga
Slavko Vincic, wasit Slovenia, menjadi pusat sorotan setelah memberikan kartu merah kepada Eduardo Camavinga dalam pertandingan Bayern Munchen melawan Real Madrid di Stadion Allianz Arena, Kamis (16/4) WIB. Burrull, mantan wasit FIFA, menilai keputusan tersebut tidak tepat dan menimbulkan kontroversi.
“Tindakan itu tidak proporsional. Camavinga hanya menahan bola selama tiga detik,” ujar Burrull dalam program Marcador yang dikutip dari Marca. “Wasit harus lebih adil, terutama mengingat pentingnya pertandingan bagi kedua tim dan dampaknya terhadap alur permainan. Ini hampir seperti penyalahgunaan wewenang,” tambahnya.
Kontroversi ini berdampak signifikan pada mental pemain Madrid. Sebelumnya unggul 3-2, Los Blancos justru tertinggal 4-3 di sisa pertandingan setelah Camavinga dikeluarkan. Kekalahan ini memastikan Real Madrid gagal melangkah ke babak semifinal. Tim asuhan Alvaro Arbeloa kalah agregat 6-4 setelah kalah 1-2 di leg pertama dan 3-4 di leg kedua.
Sehari sebelumnya, Barcelona juga mengalami situasi serupa. Kepemimpinan wasit yang sama dinilai merugikan tim Catalan, dengan salah satu pemain mereka, Rafinha, menyatakan bahwa keputusan wasit mempermainkan jalannya pertandingan.