Key Discussion: Breaking News! IHSG Naik 1%, Mayoritas Saham Hijau
Indeks Saham Indonesia Mengalami Kenaikan 1%, Mayoritas Menguat
Pada pagi hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan. Pukul 09.06 WIB, indeks bergerak naik ke 7.702,37, dengan peningkatan 1,03%. Sebanyak 400 saham mencatatkan kenaikan, 155 saham mengalami penurunan, sementara 404 saham lainnya masih stabil. Volume perdagangan mencapai Rp 1,49 triliun, melibatkan 3,59 miliar lembar saham dalam 228.300 transaksi.
Kondisi Geopolitik dan Dinamika Negosiasi
Pada hari Rabu, pemerintahan Trump mengungkapkan harapan positif terkait kemungkinan kesepakatan yang dapat memutuskan perang dengan Iran. Meski optimisme diungkapkan, tekanan ekonomi terhadap Teheran diingatkan akan meningkat jika Iran tetap mempertahankan sikap keras. Trump menyatakan bahwa konflik bersenjata yang dimulai bersamanya dan Israel pada akhir Februari hampir selesai, meskipun blokade laut yang diterapkan masih berdampak pada pengalihan kapal melalui Selat Hormuz.
“Kami berharap bisa memperkecil perbedaan antara kedua pihak,” kata sumber utama dari Iran kepada Reuters.
Pemimpin AS dan Iran sedang meninjau keterlibatan Pakistan dalam perundingan secepat akhir pekan ini, setelah diskusi pada Minggu lalu tidak menghasilkan kesepakatan. Jenderal Militer Pakistan tiba di Teheran guna menghindari kembalinya perang. Pihak militer mengonfirmasi kehadiran Jenderal Asim Munir di ibukota Iran.
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Dampak Konflik
Dalam laporan World Economic Outlook April 2026, IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2026 dan 3,2% pada 2027. Angka ini menjadi laju pertumbuhan terlemah dalam dua dekade terakhir. Jika konflik terus memburuk, pertumbuhan ekonomi global bisa turun hingga 2%, sementara inflasi global mencapai di atas 6%.
Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah situasi ekonomi global yang cemas. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5% untuk 2026, lebih baik dibandingkan China (4,4%) dan Filipina (4,1%), meski masih di bawah India (6,5%). Inflasi dalam negeri juga diperkirakan tetap terkendali, berkisar 3% untuk tahun ini.
“Indonesia menjadi titik terang di tengah tantangan perekonomian dunia,” tulis Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam pertemuan Spring Meetings.
IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia turun menjadi 5,0% pada 2026, dari 5,1% proyeksi sebelumnya. Kepercayaan internasional terhadap Indonesia semakin meningkat, terutama karena kebijakan fiskal yang dijaga di bawah 3% dari PDB dan kebijakan Bank Indonesia yang fleksibel dalam menjaga stabilitas nilai tukar serta likuiditas ekonomi makro.