What Happened During: Breaking: Trump Umumkan Buka Selat Hormuz Permanen untuk China & Dunia
Breaking: Trump Umumkan Buka Selat Hormuz Permanen untuk China & Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan dibuka secara permanen, menurutnya langkah ini dilakukan demi kepentingan China dan dunia. Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa Beijing menyambut baik keputusan tersebut.
“China sangat senang bahwa saya membuka Selat Hormuz secara permanen,” tulis Trump. “Saya melakukan ini untuk mereka juga—dan untuk Dunia.”
Langkah ini mengikuti pemblokiran jalur strategis oleh AS pada hari Minggu setelah negosiasi yang dimediasi Pakistan gagal mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Pada Selasa, Komando Pusat AS melaporkan bahwa kapal perang negara itu telah memutus seluruh perdagangan Iran melalui selat tersebut.
Iran menutup Selat Hormuz terhadap “kapal musuh” sebagai respons terhadap kampanye pengeboman AS-Israel yang dimulai 28 Februari. Sejak saat itu, Teheran menuntut pengakuan atas “kedaulatannya” atas jalur air tersebut serta hak untuk mengenakan bea masuk.
Trump mengklaim bahwa Beijing telah setuju untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Ia juga menyebut Presiden China Xi Jinping akan memberinya pelukan hangat saat kunjungan ke sana pada 14 Mei. Namun, hingga saat ini, China belum merespons langsung pernyataan terbaru Trump tentang pembukaan kembali selat tersebut.
Sebelumnya, Beijing sering membantah laporan soal dukungan militer terhadap Iran. Pada Selasa, China menilai tudingan tersebut sebagai “perilaku berbahaya dan tidak bertanggung jawab.” Langkah AS memblokir kapal Iran menurut Trump adalah bagian dari upaya memperkuat posisi politik di kawasan.
Kunjungan Trump ke China dan Xi Jinping ke Washington dijadwalkan menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan bilateral. Meski keputusan Trump terkait Selat Hormuz mendapat dukungan dari Beijing, belum ada konfirmasi resmi terkait kesepakatan tersebut.