Important News: IPB tangani dugaan pelecehan seksual, jamin perlindungan korban
IPB Berkomitmen Tangani Kasus Pelecehan Seksual, Prioritaskan Perlindungan Korban
Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Institut Pertanian Bogor (IPB) University mengungkapkan komitmen untuk menangani dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan mahasiswa. Langkah ini dilakukan dengan memprioritaskan perlindungan terhadap pihak yang terkena dampak. Dalam pernyataannya, Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB, Alfian Helmi, menyebutkan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan kehidupan kampus akan diproses sesuai peraturan yang berlaku.
“Segala bentuk pelanggaran terhadap aturan kehidupan kampus akan diproses berdasarkan peraturan yang berlaku,” ujar Alfian.
Menurut Alfian, saat ini Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB sedang melaksanakan tahapan penyelesaian kasus tersebut. Proses ini mencakup pemanggilan pihak terlibat, pengumpulan bukti, serta kerja sama dengan unit-unit terkait di kampus. Pihak IPB menekankan prinsip kehati-hatian, kerahasiaan, dan keadilan dalam setiap langkah penanganan.
“Kami memastikan proses ini berjalan dengan prinsip kehati-hatian, kerahasiaan, serta menjunjung keadilan bagi semua pihak,” tambah Alfian.
Kasus ini berlandaskan Peraturan Rektor IPB University Nomor 45 Tahun 2025 tentang Tata Tertib Kehidupan Mahasiswa. Jika hasil investigasi menunjukkan adanya pelanggaran, IPB akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, mereka berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada korban sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman.
Durasi proses penanganan berlangsung, IPB meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati langkah yang diambil. “Perkembangan penyelesaian kasus akan kami sampaikan secara berkala tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian dan keadilan,” kata Alfian. Dugaan pelecehan seksual di kampus IPB University kini menjadi perhatian publik setelah tangkapan layar percakapan vulgar di grup WA beredar luas di media sosial.