Key Strategy: Badan Gizi Nasional bidik Jember jadi role model program MBG

Badan Gizi Nasional Menargetkan Jember sebagai Model Program MBG

Jember, Jawa Timur – Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Cahaya Sholawat Nusantara

Kabupaten Jember ditetapkan sebagai contoh dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional, dikarenakan kemajuan signifikan dalam penyediaan data penerima manfaat yang tepat dan lengkap. Dalam acara peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Sholawat Nusantara di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Pemkab Jember menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung program ini.

Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempersiapkan program MBG,” ujar Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana saat acara berlangsung.

Dadan menyebut program MBG berpotensi memberikan dampak dua arah, yakni meningkatkan kesehatan anak dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menegaskan bahwa MBG tidak hanya sebagai bantuan pangan, melainkan menjadi mesin penggerak untuk perekonomian rakyat. Menurutnya, anggaran 93 persen dari Badan Gizi Nasional dialokasikan ke setiap SPPG.

Setiap unit SPPG diproyeksikan menerima dana sekitar Rp1 miliar per bulan. Dari jumlah tersebut, 70 persen digunakan untuk pembelian bahan baku dari petani, peternak, nelayan, serta UMKM lokal. Sisanya terbagi menjadi 20 persen untuk biaya operasional, termasuk honor 47 relawan per SPPG, dan 10 persen untuk pengembalian investasi kepada mitra pembangun.

Dengan melibatkan masyarakat setempat dalam rantai produksi MBG, Dadan yakin angka pengangguran di Jember akan berkurang secara signifikan. Hal ini berpotensi mempercepat upaya penurunan tingkat kemiskinan. Saat ini, terdapat sekitar 200 SPPG yang sudah beroperasi, dengan Pemkab Jember dan Satgas terkait terus mengawasi pelaksanaannya untuk memastikan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *