Key Issue: Gawat! 6 Minggu Lagi Eropa Diramal Krisis Avtur

Gawat! 6 Minggu Lagi Eropa Diramal Krisis Avtur

Dari Jakarta, Lembaga Energi Internasional (IEA) mengkhawatirkan bahwa Eropa mungkin menghadapi masalah kehabisan bahan bakar pesawat dalam waktu 6 minggu ke depan. Hal ini terjadi karena gangguan pada industri penerbangan yang dipicu oleh krisis di Timur Tengah yang masih berlangsung. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, menjelaskan bahwa blokade di Selat Hormuz akan memicu krisis energi terburuk dalam sejarah dunia.

Dalam wawancara dengan Associated Press, Birol menyatakan bahwa semakin lama kondisi tersebut berlangsung, semakin besar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi global. “Di masa lalu ada kelompok bernama ‘Dire Straits.’ Kini, ini adalah situasi strait yang sangat mengerikan, dan dampaknya akan sangat signifikan bagi perekonomian internasional,” ujarnya.

“Pada bulan April, kehilangan minyak akan dua kali lipat dibandingkan Maret. Selain itu, kita juga menghadapi LNG dan lainnya. Ini akan berdampak pada inflasi, dan saya yakin akan mengurangi pertumbuhan ekonomi di banyak negara, terutama negara berkembang,” kata Birol.

Analisis dari Ahli Ekonomi

Kepala Ekonom Rystad Energy, Claudio Galimberti, menekankan bahwa situasi industri penerbangan sangat bergantung pada volume minyak yang bisa terus mengalir melalui Selat Hormuz. “Kondisi maskapai penerbangan tergantung pada jumlah barel minyak yang masih dapat melewati selat tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, ekonom senior ING, Rico Luman, mengungkap bahwa kapal pengangkut energi mulai berhenti beroperasi karena konflik. “Kita melihat penghentian operasi kapal-kapal ini, sehingga pasokan dari Timur Tengah mulai terbatas. Dunia butuh sumber pengganti secara cepat,” tuturnya.

Krisis bahan bakar ini tidak hanya memengaruhi transportasi udara, tetapi juga mengakibatkan kenaikan harga bensin, gas, dan listrik di berbagai negara. Peringatan dari IEA dan para ahli ekonom menunjukkan bahwa persediaan energi global sedang mengalami tekanan besar, dan dampaknya bisa terasa dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *