Meeting Results: Stok Aman, Harga BBM Subsidi RI Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir Tahun
Stok Aman, Harga BBM Subsidi RI Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir Tahun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun ini. Meski harga minyak global saat ini masih fluktuatif, ia menegaskan bahwa stok BBM di Indonesia tetap terjaga dengan baik. “Stok BBM kita berada di atas ambang minimum, baik itu Solar, bensin maupun LPG, Insya Allah aman,” jelas Bahlil setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, yang dikutip Jumat (17/4/2026).
“Saya beri tahu kepada publik bahwa kami sudah bersepakat sesuai arahan Bapak Presiden. Harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan sampai akhir tahun, Insya Allah terus berlaku selama-lamanya,” tambahnya.
Bahlil juga berharap harga minyak mentah dunia tidak kembali melonjak di atas US$ 100 per barel, sehingga tidak memberatkan anggaran Pemerintah. “Kita hanya naik sekitar US$ 7 sampai saat ini, dan jika harga ICP mencapai US$ 100, itu sudah dalam batas aman untuk APBN,” ujarnya. Ia menyoroti bahwa rata-rata harga ICP Januari hingga kini tidak melebihi US$ 77 per barel.
Harga minyak Brent yang tercatat pada Kamis pagi (16/4/2026) mencapai US$ 95,19 per barel, naik sedikit dari penutupan sebelumnya di US$ 94,93. Sementara itu, harga WTI berada di US$ 91,60 per barel, meningkat dari US$ 91,29 pada hari Rabu. Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh harapan pelaku pasar soal meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, meski gangguan pasokan global masih menjadi ancaman.