Topics Covered: Matahari (LPPF) Tebar Dividen Jumbo, Yield Sampai 12,9%

Matahari (LPPF) Tebar Dividen Jumbo, Yield Sampai 12,9%

Jakarta – PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) memutuskan untuk membagikan keuntungan kepada para pemegang saham berdasarkan laba bersih tahun buku 2025. Setiap saham akan menerima dividen sebesar Rp250. Informasi ini diumumkan melalui keterbukaan data Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang diadakan pada 15 April 2026.

“Kami sampaikan bahwa Perseroan akan melaksanakan pembagian dividen tunai final dari laba bersih tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sejumlah Rp250 per saham,” bunyi pernyataan manajemen, Jumat (17/4/2026).

Saham LPPF ditutup turun 0,77% ke level 1.925 pada hari perdagangan sebelumnya. Dengan harga tersebut, dividen yield yang ditawarkan mencapai 12,9%. Jadwal penerapan dividen final mencakup hari cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 23 April 2026, sementara hari ex dividen jatuh pada 24 April 2026. Di pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 27 April 2026, dan ex dividen pada 28 April 2026. Batas akhir pencatatan saham yang berhak menerima dividen adalah 27 April 2026, dengan pembayaran dilakukan pada 4 Mei 2026.

Dalam kinerja keuangan, LPPF mencatat pendapatan bersih sebesar Rp5,78 triliun pada 2025, menurun 9,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp6,39 triliun. Laba bersih juga berkurang 12,4% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp725,4 miliar dari Rp827,7 miliar pada 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *