Main Agenda: Penerimaan calon siswa SMA Unggul Garuda Baru masuki fase tes tahap II
Penerimaan Calon Siswa SMA Unggul Garuda Baru Memasuki Fase Tes Tahap II
Jakarta, Kamis (16/4) – Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) hari ini mengadakan Tes Tahap II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru di 43 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di Pulau Jawa dan Bali, ujian dilaksanakan di lima tempat, salah satunya di Universitas Gunadarma, Depok.
Kepercayaan dan Harapan Peserta
Sekitar 1.334 peserta yang lolos tahap awal berpartisipasi dalam tes tahap II yang diadakan secara bersamaan di tiga zona waktu Indonesia. Stefanus Christian Julianto, salah satu peserta, mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti ujian ini meski beberapa soal belum sepenuhnya dipelajari. “Saya merasa senang, karena sudah belajar semaksimal mungkin dan mengandalkan Tuhan untuk memberi kekuatan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
“Perasaan saya senang, meskipun beberapa soal yang belum sempat saya pelajari, tapi saya percaya diri karena saya sudah belajar semaksimal mungkin dan saya mengandalkan semua kepada Tuhan,” kata Stefanus.
Labib Nafi Sadoni juga menyatakan yakin bisa bersaing dengan peserta lain, meski ujian diikuti oleh banyak siswa dari Sabang hingga Merauke. “Tes seleksi masuk Sekolah Garuda ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang berlomba secara sehat di tingkat nasional, tapi aku yakin pasti bisa bersaing,” ujarnya.
“Tes seleksi masuk Sekolah Garuda ini diikuti oleh banyak peserta dari Sabang sampai Merauke yang bersaing secara sehat di tingkat nasional, tapi aku yakin pasti bisa bersaing dengan peserta lainnya,” kata Labib.
Struktur Ujian dan Tujuan Sekolah Garuda
Tes Tahap II mencakup dua komponen, yaitu Tes Potensi Akademik dan Tes Akademik, yang terdiri dari tiga mata pelajaran: Matematika, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris. Sebelumnya, Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa PPDB Sekolah Garuda merupakan langkah penerapan arahan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Sumber daya manusia unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Peluncuran seleksi PPDB Sekolah Garuda ini merupakan fondasi awal untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.
Sekolah Garuda dirancang sebagai lingkungan pendidikan khusus dengan kurikulum internasional, fasilitas pembelajaran memadai, serta tenaga pengajar terbaik. Fokus utamanya adalah mengembangkan talenta di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus membentuk karakter, keterampilan berpikir kritis, serta wawasan global peserta didik. “Seluruh siswa Sekolah Garuda akan dibiayai penuh melalui beasiswa negara. Akses pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh potensi, prestasi, dan kerja keras,” tambah Brian Yuliarto.