Solution For: Kiat mengurangi gejala infeksi saluran pernapasan
Kiat Mengurangi Gejala Infeksi Saluran Pernapasan
Jakarta – Prof. Tjandra Yoga Aditama, ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, menyampaikan bahwa beberapa gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat diatasi sendiri di rumah. Menurutnya, ISPA yang terjadi pada saluran napas atas, seperti hidung hingga tenggorokan, sering kali menimbulkan tanda-tanda seperti rasa gatal di tenggorokan, suara serak, dan batuk ringan.
Pengelolaan di Rumah
Dia menjelaskan bahwa upaya utama untuk meredakan gejala meliputi istirahat yang cukup serta konsumsi air hangat. “Sebagian besar gejala ISPA memang bisa dikelola sendiri di rumah dengan cara mengistirahatkan tubuh dan meminum air panas,” ujarnya kepada ANTARA pada Jumat. Ia menekankan bahwa menambah asupan cairan penting untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan, termasuk menghirup uap air tanpa perlu mengonsumsi obat.
“Kalau penderita ISPA bisa mengonsumsi air secukupnya, saluran napas akan tetap terjaga kelembapannya. Selain itu, menghirup uap air bisa menjadi bantuan efektif,” tambah Prof. Tjandra.
Kapan Harus Berobat?
Prof. Tjandra mengingatkan bahwa obat untuk menurunkan demam atau mengurangi batuk bisa digunakan jika diperlukan. Namun, penggunaan antibiotik atau antiviral harus didiskusikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. “Apabila gejala tidak membaik dalam tiga hari, disertai penurunan kondisi tubuh dan gejala sesak napas, segera konsultasi ke fasilitas kesehatan,” lanjutnya.
Dia menambahkan bahwa jika gejala berkembang ke paru-paru, seperti batuk yang mengeluarkan dahak, nyeri dada, atau sesak napas yang memburuk, hal tersebut bisa menunjukkan kemungkinan pneumonia. “Maka, sebaiknya segera berobat ke pusat kesehatan terdekat,” tegasnya.
Pengaruh Cuaca
Menurut Prof. Tjandra, perubahan cuaca drastis atau kondisi panas bisa memperparah risiko terkena ISPA. Ia juga meminta masyarakat untuk memperkuat daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup tidur, dan menjaga kebersihan serta kesehatan gaya hidup. “Pola hidup sehat dan teratur akan membantu mencegah gangguan kesehatan seperti ISPA,” pungkasnya.