Topics Covered: Jaga MBG, Pemkab Trenggalek Bakal Pakai Sistem Rapor untuk Nilai SPPG

Jaga MBG, Pemkab Trenggalek Akan Terapkan Sistem Penilaian Berbasis Skor

Pemerintah Kabupaten Trenggalek sedang merancang sistem pemantauan terpadu untuk memastikan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam penyampaian ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Trenggalek, dr. Sunarto, mengungkapkan bahwa pendekatan sebelumnya hanya dilakukan secara terpisah di berbagai bidang, seperti kesehatan, perindustrian, dan perdagangan. Kini, pendekatan ini diubah menjadi lebih menyeluruh, dengan penggunaan skor untuk menilai kualitas masing-masing dapur SPPG.

“Sebelumnya, pemantauan dilakukan secara terpisah… Kini, pendekatan ini diubah menjadi lebih menyeluruh, dengan penggunaan skor untuk menilai kualitas masing-masing dapur SPPG,” ujar Sunarto, Jumat (10/4/2026).

Sistem penilaian baru ini diharapkan bisa memberikan data kuantitatif mengenai efektivitas layanan dari setiap dapur SPPG. Dengan demikian, kekurangan yang ada dapat diidentifikasi secara spesifik, lalu disusul rekomendasi perbaikan. “Kalau sudah ada skoring, kita bisa tahu secara kuantitatif. Misalnya, nilai tertentu menunjukkan kekurangan di bidang mana, sehingga rekomendasi bisa segera dikeluarkan,” lanjutnya.

Menurut Sunarto, hasil evaluasi ini juga akan digunakan untuk menentukan peringkat antar dapur SPPG. Hal ini bertujuan sebagai alat motivasi agar setiap unit meningkatkan kualitas pelayanan. “Kalau ada ranking, tentu menjadi bahan evaluasi juga. Harapannya, bisa memacu peningkatan kualitas,” imbuhnya.

Sistem ini merupakan inisiatif Satgas MBG yang telah dibahas dalam rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah. Diperkirakan akan segera ditetapkan dalam waktu dekat. Program MBG sendiri menjadi bagian dari upaya Pemkab Trenggalek untuk menjaga kualitas layanan, mulai dari keamanan pangan, nilai gizi, hingga kepatuhan terhadap SOP.

“Kita ingin memastikan MBG di Trenggalek sehat, tidak ada efek samping, dan benar-benar bermanfaat. Ini bentuk pengawasan yang kita siapkan,” pungkas Sunarto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *