New Policy: AVISI Apresiasi Langkah Komdigi Tangani 4,1 Juta Konten Negatif
AVISI Apresiasi Langkah Komdigi Tangani 4,1 Juta Konten Negatif
Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) menyampaikan penghargaan atas tindakan keras Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berhasil mengatasi 4.198.606 konten negatif dalam periode 20 Oktober 2024 hingga 15 April 2026. Upaya ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat keamanan ruang digital serta mendukung pertumbuhan industri kreatif, khususnya dalam menghadapi ancaman pembajakan dan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Pencapaian Mencerminkan Kehadiran Negara
“Angka 4,1 juta konten ini bukan hanya statistik, tetapi juga bukti nyata peran negara dalam melindungi masyarakat dari dampak merugikan konten ilegal,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, dalam keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk AVISI, menjadi prioritas untuk memastikan digital space tetap produktif dan bebas pelanggaran hukum, terutama dalam bidang perjudian daring dan perlindungan hak cipta.
“Kami mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menindak jutaan konten ilegal di ruang digital. Upaya ini memberikan sinyal kuat bahwa Indonesia serius melindungi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan industri kreatif. Bagi industri streaming, perlindungan HKI bukan hanya isu hukum, tetapi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi digital dan keberlangsungan para kreator,” ujar Budi Setyawan, Wakil Ketua Umum AVISI.
Breakdown Konten Berdasarkan Jenis
Dari total konten yang ditangani, perjudian daring menjadi paling dominan dengan 3.292.203 kasus, diikuti pornografi (798.181 kasus) dan penipuan (41.494 kasus). Secara distribusi platform, sekitar 4.198.606 konten ditemukan di situs web, sedangkan 563.852 konten ditangani melalui media sosial. Meta dan layanan File Sharing masing-masing menjadi platform utama dalam penanganan konten ilegal di media sosial, dengan jumlah 198.921 dan 181.562 kasus.
Kolaborasi untuk Ekosistem Digital yang Lebih Baik
AVISI menilai tindakan masif terhadap konten ilegal, termasuk pelanggaran HKI, akan mendorong masyarakat beralih ke layanan streaming legal yang lebih aman dan berkualitas. Mayoritas pelanggaran HKI ditemukan di situs web (9.095 kasus), sedangkan jumlahnya di media sosial relatif lebih sedikit (122 kasus). Ke depan, AVISI mengharapkan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan berkelanjutan.