Harga Pertamax Turbo – Dexlite, dan Dex naik per 18 April
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April
Jakarta – Perusahaan umum Pertamina (Persero) mengumumkan kenaikan harga tiga jenis bahan bakar nonsubsidi, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, mulai hari Sabtu. Menurut situs resmi Pertamina di Jakarta, harga Pertamax Turbo di DKI Jakarta yang berlaku sejak 18 April melonjak menjadi Rp19.400 per liter, meningkat dari Rp13.100 per liter pada 1 April 2026.
Dextlite mengalami kenaikan harga menjadi Rp23.600 per liter, bertambah dari Rp14.200 per liter yang berlaku sebelumnya pada 1 April 2026. Sementara Pertamina Dex ditetapkan dengan harga Rp23.900 per liter, naik dari Rp14.500 per liter sebelumnya.
Perubahan harga BBM ini juga terlihat di aplikasi MyPertamina. Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dilakukan berdasarkan formula harga dasar dalam perhitungan harga eceran bahan bakar minyak umum, yang mencakup bensin dan solar. Formula ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai revisi dari Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Selain DKI Jakarta, beberapa provinsi lain juga melakukan penyesuaian harga untuk produk BBM tersebut. Harga Pertamax (RON 92) tetap berada di Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green di Rp12.900 per liter. Selain itu, Pertamina juga mempertahankan harga bahan bakar subsidi Pertalite sebesar Rp10.000 per liter serta Biosolar Rp6.800 per liter.