Main Agenda: Kemarin, kecelakaan heli di Kalbar hingga 900 SPPG di 3T untuk MBG

Kemarin, Kecelakaan Heli di Kalbar hingga 900 SPPG di Wilayah 3T untuk MBG

Delapan Penumpang Heli di Kalbar Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Di Jakarta, beberapa berita utama yang dilaporkan pada Jumat (17/4) meliputi informasi mengenai kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat, serta rencana pemerintah mengoperasikan 900 SPPG di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) untuk mempercepat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Berikut rincian terkini:

Delapan penumpang helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di hutan Kabupaten Sekadau, Kalbar, telah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin, mengatakan semua korban tewas, termasuk dua awak dan enam penumpang. “Total person on board (POB) mencapai delapan orang,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

“Semua meninggal dunia. Kru dua orang dan penumpang enam orang, sehingga jumlah person on board (POB) sebanyak delapan,” kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin.

Pengamat Duga Faktor Mekanis Jadi Penyebab Kecelakaan

Pengamat transportasi udara Kalimantan Barat, Syarif Usmulyani Alqadrie, memperkirakan faktor mekanis atau perawatan pesawat berpotensi menjadi penyebab kecelakaan heli Airbus H130 PK-CFX di Sekadau. Menurutnya, kondisi cuaca saat kejadian tidak memengaruhi peristiwa tersebut.

“Dari lima faktor, faktor cuaca bisa dikesampingkan karena berdasarkan rekaman dan kesaksian di lokasi, cuaca saat helikopter jatuh dilaporkan cerah dan tidak ada hujan atau gangguan cuaca ekstrem,” kata Syarif Usmulyani di Pontianak, Jumat.

Jenazah Korban Dievakuasi ke Pontianak

Personel Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) bekerja sama dengan Basarnas melakukan evakuasi jenazah korban kecelakaan heli PK-CFX milik Matthew Air Nusantara dari Kabupaten Sekadau ke Bandara Supadio, Pontianak. Mereka menggunakan helikopter Caracal untuk proses pemindahan.

“Sampai saat ini kami menerima informasi seluruh korban sudah ditemukan. Proses evakuasi masih berlangsung, termasuk pengamanan bagian-bagian helikopter di lokasi kejadian,” kata Komandan Yonko 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.

BGN: 900 SPPG Wilayah 3T Dipercepat untuk MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengoperasikan 900 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T sebagai langkah pemerintah mempercepat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, menyatakan program ini akan segera diterapkan.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini sudah ada Program MBG di wilayah 3T ini,” kata Sony Sanjaya saat Rapat Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang, Jumat.

65 Persen Masyarakat Butuh MBG, Menurut BGN

Menurut data BGN, 65 persen masyarakat Indonesia membutuhkan Program MBG untuk meningkatkan asupan gizi dan memperkuat perekonomian daerah. Sony Sanjaya mengungkapkan hal ini dalam kesempatan rapat konsolidasi.

“Alhamdulillah, berdasarkan survei, sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia memerlukan Program MBG ini,” kata Sony Sanjaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *