Gunung Semeru erupsi dengan abu vulkanik ke arah barat daya

Gunung Semeru Erupts with Volcanic Ash Toward Southwest

Di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Gunung Semeru yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Malang kembali mengalami letusan pada pagi hari Sabtu.

“Pada pagi hari Sabtu pukul 05.26 WIB, Gunung Semeru mengalami letusan dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu, intensitas sedang, mengarah ke arah barat daya,”

kata Liswanto, petugas pos pengamatan, dalam laporan tertulis yang diterima.

Menurut data yang diberikan, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 700 meter di atas puncak atau ketinggian 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl). Saat laporan ini dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung. Dalam periode enam jam terakhir, yaitu dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, total tercatat enam letusan, dengan ketinggian kolom abu berkisar antara 300 hingga 700 meter di atas puncak.

Seismik Terukur

Dalam rentang waktu yang sama, terdapat 11 gempa letusan/erupsi yang tercatat dengan amplitudo 11-22 mm dan durasi 94-152 detik. Selain itu, satu kali gempa embusan dengan amplitudo 6 mm dan durasi 32 detik, serta satu kali harmonik dengan amplitudo 7 mm dan durasi 214 detik.

Rekomendasi Keamanan

Liswanto menjelaskan bahwa Gunung Semeru berada dalam status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah peringatan, antara lain melarang masyarakat melakukan aktivitas di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Diluar area tersebut, warga dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terkena dampak awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. “Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rentan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap risiko awan panas, guguran lava, dan lahar di wilayah aliran sungai/lembah yang bermula dari puncak Gunung Api Semeru, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga bisa mengancam sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *