Solving Problems: Prabowo bertolak ke Magelang beri arahan ketua DPRD se-Indonesia
Prabowo Berangkat ke Magelang untuk Memberikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
Pagi hari Sabtu, Presiden Prabowo Subianto melakukan perjalanan ke Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, untuk memberikan arahan kepada 478 ketua DPRD dari seluruh Indonesia yang mengikuti retret nasional pada 15 hingga 19 April 2026. Sebelumnya, dari rumah pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Prabowo bergerak menuju Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden dan rombongan terbatas berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lanud Adisucipto, Yogyakarta.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang mendampingi Prabowo dalam rangkaian kegiatan ini, mengonfirmasi bahwa Presiden bertujuan untuk memberikan arahan kepada para ketua DPRD. “Prabowo menuju Magelang dalam rangka menyampaikan arahan kepada ketua DPRD seluruh Indonesia,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akademi Militer
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mengadakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan dalam bentuk retret nasional di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, pada 15-19 April 2026. Dalam acara tersebut, 478 ketua DPRD menginap di Akademi Militer selama lima hari dan memakai seragam loreng Komponen Cadangan selama mengikuti kegiatan.
“Ini adalah pimpinan di tingkat lokal yang harus bersinergi dengan kepala daerah. Di sana, kemudian, sinkronisasi antara pusat dan daerah juga akan sangat ditentukan. Karena itu, beberapa hari di sini kita berharap memperkuat tiga perspektif tadi,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto usai acara pembukaan retret di Akmil, Magelang, Kamis (16/4).
Pada pembukaan retret, Gubernur Lemhannas RI TB. Ace Hasan Syadzily menjelaskan materi yang dibahas, termasuk empat konsensus kebangsaan dan dinamika geopolitik global yang dihadapi Indonesia. Ia berharap materi tersebut dapat memberikan perspektif lebih luas bagi para pimpinan daerah dalam menjalankan tugas sehari-hari.