Key Strategy: Kepala sekolah apresiasi revitalisasi 2025 yang dukung pembelajaran

Kepala Sekolah Apresiasi Revitalisasi 2025 yang Dukung Pembelajaran

Kota Jakarta menjadi tempat peresmian tiga institusi pendidikan yang telah mengalami perbaikan melalui program revitalisasi 2025. Para kepala sekolah mengungkapkan rasa gembira dan puas karena fasilitas di lingkungan sekolah mereka kini lebih memadai, termasuk dalam hal sanitasi dan struktur bangunan.

SDN 66 Payakumbuh

Kepala sekolah di SDN 66 Payakumbuh, Bayu Prayitno, menuturkan bahwa akses toilet bagi siswa sebelumnya sangat terbatas. Beberapa murid bahkan harus menahan kebutuhan hingga pulang ke rumah. Berkat program revitalisasi 2025, sekolah tersebut kini memiliki toilet dan ruang UKS yang diperbaiki.

“Puji syukur tahun 2025 sekolah kami terpilih mendapatkan program revitalisasi ini. Kami mendapatkan satu toilet dan satu ruang UKS,” kata Bayu. Setelah perbaikan, anak-anak lebih senang menggunakan fasilitas tersebut, sementara pihak sekolah juga menambahkan ruang wudhu.

SDN 11 Bukit Aput Puhun Kota Bukittinggi

Elmiyanti, kepala SDN 11 Bukit Aput Puhun Kota Bukittinggi, mengatakan bahwa sekolahnya selama puluhan tahun belum pernah menerima bantuan renovasi. Revitalisasi 2025 menjadi momen penting yang memberi dampak positif pada proses belajar mengajar.

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen, kini sekolah kami sudah bebas dari banjir. Semoga hasil revitalisasi ini membawa semangat baru bagi sekolah kami untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

SMA Negeri 2 Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota

Ajus Putra, kepala SMA Negeri 2 Pangkalan Koto Baru, menyebutkan bahwa sebelumnya para guru harus menggunakan ruang perpustakaan dan sebagian kelas sebagai tempat kerja. Kini, mereka memiliki ruang guru yang terpisah, serta perpustakaan berfungsi optimal sebagai area belajar siswa.

“Sekolah kami terletak di perbatasan Sumatera Barat dan Riau. Sebagai lembaga pendidikan di pelosok, kami sangat senang pemerintah memberikan perhatian melalui program revitalisasi ini,” terang Arjus. Ia juga berharap program tersebut terus berlanjut untuk menambah ruang kelas.

TK Aisyah Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota

Nurmis Madiati, kepala TK Aisyah Sarilamak, menjelaskan bahwa selama 16 tahun sekolah tersebut menumpang di Pondok Pesantren Al Kautsar dengan fasilitas terbatas. Revitalisasi 2025 membawa perubahan signifikan, termasuk status kepemilikan yang jelas.

“Sejak pertama kali gedung ini digunakan, murid dan orang tua sangat senang. Revitalisasi membuat mereka lebih bersemangat untuk datang ke sekolah, belajar, dan berinteraksi bersama teman-temannya,” kata Nurmis. Ia berharap fasilitas yang lebih baik dapat menampung antusiasme masyarakat terhadap pendidikan di TK tersebut.

Program revitalisasi 2025 diharapkan berdampak jangka panjang pada kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Seluruh kepala sekolah menyatakan rasa syukur dan kepuasan terhadap perbaikan yang telah dilakukan, serta optimisme terhadap langkah pemerintah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *