15 desa di Kabupaten OKU Sumsel dilanda banjir

15 Desa di Kabupaten OKU Sumsel Dilanda Banjir

Baturaja menjadi pusat perhatian setelah 15 desa serta kelurahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengalami banjir akibat air Sungai Ogan yang meluap. Kecelakaan alam ini terjadi pada Jumat (17/4) malam, di mana intensitas hujan tinggi menjadi penyebab utamanya.

Januar Efendi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, menjelaskan di Baturaja, Sabtu bahwa banjir terjadi kembali setelah sebelumnya menghantam delapan desa pada Rabu (15/4). “Banjir sebelumnya hanya mengenai delapan desa dan kelurahan, dengan 347 unit rumah warga yang terdampak,” tuturnya.

“Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 1.206 unit rumah terendam banjir, sementara jumlah korban terdampak mencapai 5.011 jiwa. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” kata Januar Efendi.

Banjir kali ini menjangkau desa-desa lainnya yang tersebar di lima kecamatan, yakni Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Lubuk Batang, dan Kedaton Peninjauan Raya (KPR). Tinggi air mencapai antara 30 sentimeter hingga 1 meter. Wilayah terkena banjir mencakup Desa Terusan, Tanjung Baru, Tanjung Kemala, Lubuk Batang Lama, Gunung Meraksa, Kepayang, Belimbing, Lubuk Kemiling, Kedaton, Kampai, Desa Bunglai, Kelurahan Pasar Baru, Baturaja Lama, Kemalaraja, dan Kelurahan Tanjung Agung.

BPBD OKU telah mengirimkan tim ke lokasi bencana untuk melakukan evaluasi cepat lintas sektor. Tujuannya adalah mencegah dampak lanjutan dari banjir susulan. “Air di area perkotaan sudah surut, tetapi di bagian hilir sungai, aliran air masih menggenangi pedesaan,” jelas Januar Efendi.

Dalam upaya membantu warga, personel BPBD disebarkan ke wilayah terdampak. Mereka menggunakan perahu karet untuk memudahkan aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik ke beberapa area yang terkena bencana, seperti Kecamatan Baturaja Timur.

Menurut Januar Efendi, ketersediaan fasilitas Pamsimas di Desa Lubuk Kemiling memastikan kebutuhan air bersih dan sanitasi tetap terpenuhi saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *