Important Visit: Kepala BPH Migas pantau penyaluran BBM subsidi di Sumbar

Kepala BPH Migas Pantau Penyaluran BBM Subsidi di Sumbar

Jakarta – Wakil Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas melakukan pemeriksaan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pariaman dan Padang, Sumatera Barat. Tujuan utamanya adalah memastikan distribusi bahan bakar minyak subsidi berjalan sesuai ketentuan pemerintah.

“Kami telah melakukan pengecekan terhadap penjualan BBM, termasuk rekaman transaksi. Hasil sementara, untuk CCTV, Alhamdulillah, kapasitas penyimpanan tiga bulan cukup lama,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu.

Pemeriksaan Sistem Distribusi BBM Subsidi

Dalam kunjungan yang berlangsung Kamis (16/4), Wahyudi menjelaskan bahwa pengawasan mencakup seluruh mekanisme distribusi BBM subsidi. Sistem transaksi di SPBU yang telah terdigitalisasi dan terintegrasi menjadi fokusnya, sehingga data penerimaan serta penjualan dapat dipantau secara efisien.

Hasil Pemeriksaan dan Langkah Tindak Lanjut

Wahyudi menambahkan bahwa hasil peninjauan akan ditelaah bersama PT Pertamina Patra Niaga. Hasil tersebut akan menjadi dasar untuk mengambil kesimpulan, termasuk tindakan seperti pembinaan atau sanksi jika ditemukan adanya penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.

Komitmen BPH Migas terus berupaya memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai tujuan. “Hasil pemantauan atau pengawasan akan dikoordinasikan secara komprehensif untuk perbaikan pelayanan,” lanjutnya.

Verifikasi QR Code sebagai Alat Pengawasan

Dalam peninjauan, Wahyudi juga menyoroti pentingnya sistem QR code. Verifikasi ini dianggap penting untuk menghindari pembelian berulang oleh konsumen yang tidak berhak.

“QR code diperlukan agar distribusi BBM subsidi sesuai dengan tata kelola regulasi yang wajib dipenuhi. Dengan demikian, pemanfaatan BBM subsidi makin tepat volume dan sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Peran Masyarakat dalam Memastikan Akurasi Penyaluran

BPH Migas mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga distribusi BBM subsidi. Jika ada dugaan penyaluran tidak tepat, warga dapat melaporkan melalui Helpdesk BPH Migas di 081230000136.

Wahyudi juga menegaskan bahwa pemerintah memastikan distribusi BBM subsidi tetap lancar. “Masyarakat tidak perlu panic buying BBM di SPBU. Beli dengan wajar dan bijak,” tambahnya.

Kolaborasi Pihak Terkait untuk Penguatan Tata Kelola

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Sunardi, mengungkapkan bahwa pemantauan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga keakuratan distribusi BBM subsidi. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto serta Sales Branch Manager Sumatera Barat 1, Faris Aceriza.

Lebih lanjut, BPH Migas terus mendorong SPBU agar konsisten menyalurkan BBM subsidi sesuai aturan. Hal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kepada konsumen yang berhak tetap terjaga secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *