Key Strategy: Selat Hormuz dibuka, dua kapal tanker Pertamina siap melintas keluar
Selat Hormuz Dibuka, Dua Kapal Pertamina Siap Melintas
Dari Jakarta, PT Pertamina International Shipping (PIS) telah menyusun rencana pelayaran untuk dua kapal tanker milik perusahaan yang terjebak di Selat Hormuz, dengan harapan mereka dapat kembali beroperasi setelah Iran mengumumkan pembukaan jalur laut tersebut. Vega Pita, yang berstatus sebagai Pejabat Sementara Corporate Secretary Pertamina International Shipping, mengatakan melalui konfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Persiapan yang dilakukan mencakup penyusunan rute, analisis risiko, penggunaan navigasi elektronik, serta pembuatan rencana darurat. PIS juga terus berkomunikasi dengan pihak terkait, seperti Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, yang berperan aktif dalam mengkoordinasikan hubungan diplomatik dengan otoritas setempat. Selain itu, perusahaan menjalin kerja sama dengan pihak asuransi, manajemen kapal, pemilik barang, serta pihak pelabuhan.
“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” demikian Vega.
Selasa (17/4), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan pernyataan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata. Ia menegaskan bahwa pembukaan jalur ini telah disepakati bersama otoritas pelabuhan dan kemaritiman Iran.
Menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder, kedua kapal tanker Pertamina—Pride dan Gamsunoro—masih berada di wilayah Teluk Persia. Kapal Pride terdeteksi berada di sekitar Al Jubail, Arab Saudi; sementara Gamsunoro didokumentasikan di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.