Warga diimbau waspadai penipuan melalui pencurian identitas suara

Warga Diimbau Waspadai Penipuan Melalui Pencurian Identitas Suara

Modus Penipuan “Telepon Hening”

Kota Tangerang – Unit Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat sedang melakukan sosialisasi terkait risiko kejahatan yang memanfaatkan kecerdasan buatan. Teknologi ini digunakan untuk mencuri suara warga, yang disebut sebagai “Telepon Hening”.

Kepala Dinas Kominfo, Mugiya Wardhany, mengungkapkan cara para pelaku menipu dengan membiarkan telepon dalam keheningan saat menghubungi korban. Mereka sengaja diam agar warga terjebak dan memberikan suara yang jernih.

“Fenomena ini perlu diwaspadai, karena pihak tidak bertanggung jawab menggunakan panggilan dari nomor asing untuk menipu orang terdekat,” kata Mugiya Wardhany.

Dengan bantuan AI, sampel suara singkat yang direkam dapat diubah menjadi kloning suara yang hampir tidak terbeda. Ini memungkinkan pelaku menipu korban dengan menyerobot identitas mereka.

Langkah Pencegahan

Dinas Kominfo menyarankan warga untuk mengedukasi kontak dekat jika sudah terjebak memberikan sampel suara. Saat menerima panggilan mencurigakan, jangan terburu-buru merespons permintaan aneh.

Sebagai protokol, warga disarankan menerapkan “Silent First”. Artinya, ketika menerima telepon dari nomor asing, biarkan penelepon berbicara terlebih dahulu sebelum merespons.

Perlu dihindari penggunaan kata-kata seperti “Iya”, “Halo”, atau “Siapa ini?” secara berulang. Kata-kata ini bisa jadi dasar untuk menciptakan klon suara. Jika dalam 3 hingga 5 detik tidak ada suara dari penelepon, segera putuskan panggilan dan blokir nomor tersebut.

Tips Penting

Gunakan aplikasi pelacak nomor untuk mengetahui label atau tag dari pengguna lain. Jika nomor ditandai sebagai Spam atau Penipuan, abaikan panggilannya.

“Siapkan kata sandi rahasia yang hanya diketahui oleh keluarga inti. Kata sandi ini bisa digunakan untuk memverifikasi kebenaran jika ada kerabat yang menelepon dengan suara mirip namun meminta bantuan dana darurat,” tambah Mugiya Wardhany.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *