Main Agenda: IRGC: Selat Hormuz di bawah kendali ketat militer Iran

IRGC Klaim Selat Hormuz Kembali dalam Kontrol Ketat Militer Iran

Sabtu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa Selat Hormuz kembali berada dalam kondisi sebelumnya, dengan kendali militer Iran yang ketat. Pernyataan ini merujuk pada blokade Amerika Serikat yang masih berlangsung terhadap pelabuhan Iran.

“Kendali Selat Hormuz kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan serta pengawasan ketat angkatan bersenjata,”

demikian ujar komando gabungan IRGC, seperti dikutip oleh Tasnim.

IRGC menegaskan bahwa situasi di Selat Hormuz akan tetap terjaga hingga AS memulihkan sepenuhnya kebebasan pergerakan kapal yang menuju dan meninggalkan Iran. Pernyataan tersebut muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Jumat (17/4), menyatakan Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” bagi seluruh kapal dagang. Ia menambahkan keputusan ini diambil “sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon,” ujarnya melalui platform media sosial X.

Perang antara Iran dan Amerika Serikat berada dalam kondisi jeda sejak 8 April, setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan. Pada 28 Februari, AS dan Israel meluncurkan serangan bersama terhadap Iran, yang direspon oleh Teheran dengan serangan ke Israel serta negara-negara lain yang menyimpan aset militer AS di wilayahnya. Perang tersebut berada dalam keadaan damai sementara, sementara pembicaraan antara Washington dan Teheran di Pakistan berlangsung akhir pekan lalu untuk mencari perdamaian jangka panjang.

Upaya negosiasi lanjutan di Islamabad masih terus berjalan, meski hasilnya belum terlihat jelas. Meski begitu, IRGC memastikan bahwa selama blokade AS terhadap pelabuhan Iran belum berakhir, Selat Hormuz akan tetap menjadi titik fokus perang yang sedang berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *