Special Plan: Pemkab OKU Timur rekrut calon siswa Sekolah Rakyat
Pemkab OKU Timur Rekrut Calon Siswa Sekolah Rakyat
Martapura, Sumatera Selatan — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sedang membuka pendaftaran bagi peserta didik baru di Sekolah Rakyat. Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga yang kurang mampu serta siswa yang telah putus sekolah, terutama di wilayah OKU Timur. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial setempat, Andi Candra, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan inisiatif nasional yang diperkenalkan oleh Kementerian Sosial RI melalui Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk memperluas akses pendidikan kepada kalangan yang membutuhkan.
Pendaftaran Berlangsung hingga 10 Mei 2026
Menurut Andi Candra, pendaftaran untuk jenjang Sekolah Dasar, Menengah Pertama, dan Menengah Atas telah dibuka sejak 10 April hingga 10 Mei 2026. Syarat utama yang dibutuhkan adalah status keluarga tidak mampu, yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses penerimaan siswa akan melalui seleksi administrasi dan verifikasi berkas oleh tim yang bertugas. Hasil seleksi akan diumumkan pada 25 Mei 2026.
“Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan penjaringan berdasarkan dokumen yang diserahkan. Siswa yang lolos akan diumumkan pada 25 Mei 2026,” tutur Andi Candra.
Sekolah Rakyat Berbasis Asrama dengan Fasilitas Lengkap
Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama, menawarkan layanan gratis mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan harian siswa. Di OKU Timur, sementara itu, sekolah akan beroperasi di gedung Rusunawa di Jalan Adi Wiyata. Fasilitas yang disediakan meliputi makan tiga kali sehari, seragam, dan buku pelajaran. Kurikulum di sekolah ini mencakup aspek akademik, pengembangan kepemimpinan, keterampilan hidup, pembentukan karakter, serta pendidikan nasionalisme.
Pembangunan Gedung Permanen Siap Dilakukan
Andi Candra menyebutkan bahwa Pemkab OKU Timur telah menyiapkan lahan seluas 8,4 hektare, berlokasi dekat dengan Rusunawa. Lahan ini akan digunakan untuk membangun gedung Sekolah Rakyat yang permanen. Ia berharap program ini bisa memberikan solusi bagi anak-anak yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena hambatan ekonomi keluarga.