Special Plan: POMI tingkatkan kapasitas masyarakat kelola hutan rakyat di Situbondo

POMI Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kelola Hutan Rakyat di Situbondo

Di Desa Selobanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (PT POMI) melanjutkan upaya menjaga kelanjutan program lingkungan. Dalam rangka meningkatkan kemampuan warga dalam mengelola hutan rakyat, perusahaan ini bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) untuk melakukan evaluasi dan pemantauan berkala setiap tahun.

“Kami tidak ingin program di Desa Selobanteng hanya berjalan sekadar formal. Untuk itu, kami bekerja sama dengan UM agar ada pengawasan tahunan,” jelas Rochman Hidayat, Head of Human Capital, Facility and Community (HCFC) PT POMI/Paiton Energy, saat kegiatan bertajuk “Melindungi Mata Air, Menjaga Keanekaragaman Hayati” di Kecamatan Banyuglugur, Sabtu.

Program Permata Hati, yang berfokus pada perlindungan mata air dan konservasi, menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Rochman menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk berlangsung jangka panjang, dengan evaluasi rutin sebagai cara memastikan efektivitasnya.

Sejak 2009, program tersebut telah berjalan, dan selama sepuluh tahun terakhir (2015–2025), POMI melibatkan UM untuk mengawasi lingkungan di hutan rakyat desa. Hasilnya, tercatat 66 jenis tumbuhan yang tumbuh di area tersebut.

“Indeks keragaman tumbuhan di Selobanteng cukup tinggi, menunjukkan variasi jenis beragam dan penyebaran jumlah yang merata,” kata Prof Fatchur Rohman, akademisi dari UM, dalam kesempatan yang sama.

Prof Ong, sapaan akrab Prof Fatchur Rohman, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen kepala desa dan masyarakat dalam menjaga keanekaragaman hayati. Menurutnya, partisipasi aktif warga serta konsistensi terhadap lingkungan adalah faktor utama keberhasilan program ini.

“Alam diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, oleh karena itu mari kita jaga bersama,” tegas Prof Ong, menekankan tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Program ini tidak hanya bertujuan melindungi sumber daya alam, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat untuk mengelola hutan rakyat secara mandiri. Rochman menambahkan bahwa masukan dari peserta kegiatan menjadi penting untuk mengevaluasi manfaat program tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *