Meeting Results: Trump Kasih Bocoran Beberapa Kabar Baik dari Iran

Trump Beri Informasi Positif dari Iran Mengenai Pemulihan Selat Hormuz

Jakarta, setelah Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan beberapa syarat, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan kabar baik tambahan dari Teheran. Pernyataan ini menunjukkan harapan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Meski demikian, Trump tidak memberikan rincian detail mengenai kabar positif tersebut.

Iran membuka selat tersebut sementara setelah mencapai gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang dijembatani AS. Namun, keputusan berikutnya dari kedua pihak masih menciptakan ketidakpastian soal kecepatan normalisasi pengiriman minyak melalui jalur strategis itu. Trump, saat kembali ke Washington dari Arizona, menyampaikan optimisme kepada wartawan di pesawat Air Force One.

“Sepertinya kondisi di Timur Tengah sedang membaik, terutama terkait Iran,” ujarnya. “Negosiasi berlangsung akhir pekan lalu, dan banyak hal sudah disepakati. Yang terpenting, Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.”

Sebaliknya, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran bisa berakhir jika tidak ada kesepakatan jangka panjang. Ia juga menegaskan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlangsung. Konflik antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari 2026, berlangsung selama tujuh minggu, menewaskan ribuan orang dan meningkatkan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz.

Menurut data pelacakan kapal, sekitar 20 unit kapal, termasuk kontainer, minyak, dan barang tambang, melewati Teluk menuju Selat Hormuz pada Jumat malam. Namun, sebagian besar kapal akhirnya berbalik, meski alasan pasti belum jelas. Satu kapal pesiar di Dubai, Celestyal Discovery, berhasil melewati selat pada Sabtu pagi.

Iran meminta koordinasi dengan Korps Garda Revolusi Islam untuk kapal yang melewati selat. Pemerintah mengatakan bahwa kapal militer serta yang terkait dengan AS dan Israel masih dilarang masuk. Perusahaan pelayaran mengungkapkan kebutuhan klarifikasi, khususnya mengenai risiko ranjau, sebelum mengoperasikan kapal di wilayah tersebut. Angkatan Laut AS mengingatkan para nelayan tentang ancaman ranjau yang belum sepenuhnya dipahami.

Update terkini: Iran kembali menutup Selat Hormuz karena perbedaan dengan AS masih terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *