Solving Problems: Kemendiktisaintek dorong PTNU atasi ketidaksesuaian lulusan

Kemendiktisaintek Dorong PTNU Atasi Ketidaksesuaian Lulusan

Acara di UNU Pasuruan

Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) – Saat acara Halal Bihalal dan Sarasehan Pendidikan NU yang diadakan oleh LPT PWNU Jawa Timur di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Sabtu, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Badri Munir Sukoco mengajak perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) untuk menyesuaikan lulusan dengan kebutuhan industri.

“PTNU harus menjadi garda terdepan dalam mentransformasi sumber daya manusia Indonesia agar relevan dengan kebutuhan ekonomi masa depan,” kata Badri di Pasuruan, Sabtu.

Pemimpin PTNU se-Jawa Timur turut hadir dalam acara tersebut. Menurut Badri, keterlambatan pendidikan tinggi menjadi hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan, sehingga diperlukan langkah konkret untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya penguatan bidang sains dan teknologi di lingkungan PTNU guna meningkatkan kompleksitas ekonomi nasional melalui inovasi dari kampus. Dalam paparannya, Badri juga menggarisbawahi konsep kelas kreatif atau creative class sebagai faktor penting dalam kemajuan bangsa.

“Jika potensi ini dikelola dengan orkestrasi pendidikan yang tepat, maka warga NU akan menjadi motor penggerak utama kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Badri.

Kemendiktisaintek berharap kegiatan sarasehan ini dapat memperkuat sinergi di antara PTNU Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta berkontribusi pada kedaulatan sains dan teknologi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *