Latest Program: Rusia Amati Kelakuan AS-Israel, Warning Serangan Darat ke Iran

Rusia Peringatkan Iran Soal Ancaman Serangan Darat AS-Israel

Dewan Keamanan Rusia mengeluarkan peringatan terhadap Iran mengenai kemungkinan serangan darat yang akan dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pernyataan ini dikeluarkan tepat saat negosiasi antara Washington dan Teheran sedang berlangsung. Rusia menilai bahwa proses perundingan bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mempersiapkan tindakan militer.

“AS dan Israel mungkin menggunakan pembicaraan damai sebagai pintu untuk mengatur operasi darat terhadap Iran,” tulis pernyataan resmi yang dikutip dari RT, Sabtu (18/4/2026).

Ketegangan semakin meningkat setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut terjadi ketika negosiasi terkait program nuklir masih berjalan. Sebelumnya, Israel juga melakukan serangan ke fasilitas nuklir Iran pada bulan Juni, memicu konflik bersenjata yang berlangsung selama 12 hari.

Penguatan kehadiran militer Pentagon di kawasan Timur Tengah menjadi indikator adanya skenario eskalasi perang. Meski jalur diplomasi tetap terbuka, Rusia memperingatkan bahwa peningkatan pasukan AS bisa mengarah pada intensifikasi konflik jika negosiasi tidak mencapai kesepakatan.

Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa negara tersebut lebih memilih penyelesaian konflik secara permanen dibandingkan hanya perpanjangan gencatan senjata. Teheran meminta jaminan keamanan, pencabutan sanksi, serta hak untuk terus melakukan pengayaan uranium dalam rangka tujuan damai.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan kesiapan negara itu menghadapi kemungkinan invasi darat. “Iran siap menanggapi serangan darat dengan menghujani lawan dengan tembakan,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa Teheran tidak akan ragu untuk menyerang infrastruktur energi di negara-negara Teluk jika konflik meluas.

Rusia memandang bahwa meski tekanan dari AS dan Israel meningkat, kondisi internal Iran tetap stabil. Pemerintah dan militer Iran dinilai masih solid, dengan dukungan publik yang semakin membaik sejak serangan terakhir satu setengah bulan lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *