New Policy: Video: Prabowo Pacu Swasembada Pangan, Permintaan Pestisida Naik 30%

Video: Prabowo Dorong Swasembada Pangan, Permintaan Pestisida Naik 30%

Jakarta – Dalam upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan, kolaborasi lintas sektor menjadi pilar penting menurut Suhendi, National Sales Manager Advansia Indotani. Ia menekankan bahwa kerja sama antar lembaga dapat memperkuat pengembangan produk seperti pestisida, insektisida, herbisida, dan fungisida, yang berperan dalam menangani berbagai tantangan dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Strategi ini bertujuan untuk mempercepat inovasi teknologi perlindungan tanaman terhadap hama dan penyakit, sehingga meningkatkan produktivitas para petani.

Saat ini, sebagian besar produk pestisida dari Advansia fokus pada sayuran dan buah, mencakup 60 hingga 70 persen dari total produksi. Suhendi mengharapkan inovasi ini dapat mendukung keberhasilan program swasembada pangan serta MBG, yang tercatat mengalami kenaikan permintaan sebesar 30%. Namun, industri pestisida juga terdampak perang Timur Tengah. Kenaikan harga minyak dan gangguan rantai pasok global menyebabkan kenaikan biaya bahan baku impor, serta pelemahan nilai tukar Rupiah yang memengaruhi margin keuntungan.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam pengembangan produk pestisida, insektisida, herbisida, dan fungisida untuk membantu petani mengatasi berbagai tantangan OPT. Dengan inovasi dan teknologi yang tepat, produksi pertanian dapat dimaksimalkan,” kata Suhendi.

Bagaimana strategi pengembangan produk pestisida di tengah program swasembada pangan dan MBG? Simak wawancara lengkap dengan Suhendi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 15/04/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *