What You Need to Know: Apa Boleh Tidur Pakai Earbud?
Apa Boleh Tidur Pakai Earbud?
Beberapa orang memilih untuk menggunakan earbud atau perangkat pendengar lainnya agar tidur lebih nyenyak. Namun, kebiasaan ini masih diperdebatkan karena memperhatikan aspek manfaat dan risiko. Berikut penjelasan lengkapnya.
Manfaat Menggunakan Earbud Saat Tidur
Earbud dan alat serupa sering dipakai untuk menenangkan tubuh sebelum tidur. Beberapa alasan mengapa seseorang memilih cara ini:
1. Mengurangi kebisingan Lingkungan bising seperti suara lalu lintas di dekat rumah atau kebiasaan pasangan mendengkur bisa mengganggu kualitas tidur. Dengan earbud, kebisingan eksternal dapat diminimalkan, sehingga tidur terasa lebih nyaman.
2. Meningkatkan rileksasi Suara relaksasi seperti alunan musik lembut, suara hujan, atau white noise memberikan sinyal bahwa tubuh perlu istirahat. “Banyak orang ingin tertidur sambil mendengarkan sesuatu yang menenangkan untuk menghilangkan stres,” kata ahli audiologi Valerie Pavlovich Ruff, dikutip dari Cleveland Clinic.
3. Menyembunyikan tinitus Bagi penderita telinga berdengung, earbud dapat membantu menutupi suara yang mengganggu. Hal ini membuat kondisi lebih stabil selama tidur.
4. Membiasakan rutinitas malam Perangkat ini bisa menjadi alat untuk membangun kebiasaan tidur yang konsisten. Kebiasaan ini membantu tubuh mengenali waktu istirahat.
Risiko Menggunakan Earbud Saat Tidur
Walaupun punya manfaat, penggunaan earbud saat tidur juga berpotensi menyebabkan masalah. Berikut risiko yang mungkin terjadi:
1. Penumpukan kotoran telinga Memakai earbud semalaman bisa mendorong kotoran lebih dalam ke saluran telinga. Akibatnya, sering terasa nyeri atau tidak nyaman saat bergerak.
2. Infeksi telinga Kondisi lembap dan penumpukan kotoran memudahkan bakteri berkembang. Risiko ini meningkat jika earbud sering dipakai bersama orang lain.
3. Gangguan pendengaran Suara yang terlalu keras dari earbud dapat mencapai 95-108 desibel. Batas aman pendengaran manusia adalah 85 desibel, sehingga paparan berjam-jam bisa merusak saraf telinga.
4. Kerusakan otak Pemutaran musik selama tidur membuat otak tetap aktif. Jika terbiasa, konduksi elektromagnetik dari perangkat mungkin merusak sel-sel otak.
5. Nekrosis Nekrosis adalah kondisi cedera sel akibat penghambatan aliran darah ke jaringan. Earbud yang bergeser selama tidur bisa menyempitkan saluran telinga, sehingga darah sulit mengalir dan terjadi penumpukan jaringan mati.