Penembakan Massal di Ukraina 6 Orang Tewas – 15 Luka-luka

Penembakan Massal di Kyiv: 6 Orang Tewas, 15 Luka-luka

Sebuah insiden penembakan berlangsung di Kyiv, Ukraina, pada hari Sabtu (18/4) waktu setempat. Sebanyak enam warga tewas, sementara lima belas orang lainnya terluka. Menurut laporan, seorang pria melepaskan tembakan ke sekelompok warga sipil di jalanan sebelum memasuki toko supermarket dan menahan pengunjung sebagai sandera.

Pelaku Dinyatakan Tewas Setelah Operasi Penindakan

Jaksa Agung Ukraina, Ruslan Kravchenko, mengungkapkan bahwa pelaku merupakan pria berusia 58 tahun yang lahir di Moskow. Ia tewas setelah ditembak oleh aparat keamanan. Kravchenko menjelaskan bahwa aksi tersebut dimulai dengan pembunuhan empat orang di distrik Holosiivskyi, Kyiv, sebelum pelaku mengambil sandera di dalam supermarket.

“Operasi khusus diluncurkan, di mana saya berbicara dengannya selama 40 menit. Dia tidak memberikan kontak sama sekali selama 40 menit tersebut,” ujar Valeriia, negosiator sandera kepolisian, kepada Reuters.

Menurut informasi terbaru, sembilan korban luka-luka sedang dirawat di rumah sakit, sedangkan enam orang lainnya diberi pertolongan medis di lokasi. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menambahkan bahwa satu korban meninggal dunia di rumah sakit, sehingga total korban tewas mencapai enam. Menurut laporan awal, pelaku menggunakan senjata otomatis yang terdaftar secara resmi.

Motif Serangan dan Latar Belakang Pelaku

Setelah pelaku tidak merespons negoisasi, pasukan khusus kemudian menyerbu lokasi. Saat penangkapan, ia menembaki petugas sebelum akhirnya tewas ditembak. Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, mengatakan, “Dia bertindak secara kacau. Dia mendekati setiap orang… dia menembaki orang-orang dari jarak dekat,” tambahnya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyatakan bahwa empat korban yang disandera di dalam supermarket telah berhasil dilepaskan. Ia juga menekankan bahwa pelaku memiliki catatan kriminal dan tinggal lama di wilayah Donetsk. Selain itu, apartemen tempat ia tinggal dibakar hampir bersamaan dengan serangan.

Konteks Penembakan di Ukraina

Kasus penembakan massal ini dianggap sebagai kejadian langka di Ukraina, meski akses senjata oleh warga sipil cukup tinggi. Insiden serupa hampir tidak pernah terjadi sejak perang melawan Rusia dimulai pada tahun 2022. Penyelidik kini sedang memeriksa latar belakang pelaku serta alasan di balik serangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *