Kecelakaan Maut Truk Tabrak Mobil di Probolinggo – Satu Keluarga Tewas
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Mobil di Probolinggo, Satu Keluarga Tewas
Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur selatan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4) pukul 23.30 WIB. Lokasi kejadian berada di sekitar perlintasan kereta api Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan. Keempat korban meninggal dunia merupakan anggota satu keluarga yang berada dalam mobil Toyota Limo AG-1644-EG.
Kecelakaan berawal saat truk trailer Nissan dengan nomor polisi B-9625-UEJ, yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46) dari Mojokerto, melaju dari Lumajang menuju Probolinggo. Truk diduga kehilangan kendali akibat kegagalan fungsi rem, sehingga menabrak deretan kendaraan yang berhenti di perlintasan kereta api. Terdapat lima unit mobil terlibat dalam tabrakan beruntun, termasuk Toyota Vios, Pikap Daihatsu Granmax, serta Truck Tractor Head Hino.
Insiden terparah dialami mobil Toyota Limo, yang kena hantam truk dari belakang. Penumpang mobil tersebut, Sutrisno (60), dinyatakan tewas seketika. Dua korban lainnya, T Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovano Malik Ibrahim (3), juga meninggal di tempat. Semua warga Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Mohamad Saleh.
“Empat korban meninggal dunia, [terdiri dari] pengemudi dan tiga penumpang mobil sedan Toyota Vios, dan [empat korban merupakan] satu keluarga,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Aditya Wikrama, saat dikonfirmasi, Minggu (19/4).
Di sisi lain, pengemudi Pikap Daihatsu Granmax bernopol P 8361 GL, Muhammad Iswanto (33) dari Jember, mengalami cedera parah. Ia sekarang menjalani perawatan intensif di RSU PG Wonolangan, Dringu. Benturan yang dahsyat menyebabkan puing kendaraan berserakan di badan jalan, memperlambat evakuasi selama lebih dari lima jam. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Probolinggo sempat terhenti total.
Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. “Nanti kami kabarkan, saat ini masih olah TKP,” pungkas Aditya. Pihak kepolisian menunggu hasil investigasi untuk menyimpulkan detail peristiwa tersebut.