Visit Agenda: Dubes RI dorong WNI di Chengdu, China, aktif lakukan lapor diri

Dubes RI dorong WNI di Chengdu, China, aktif lakukan lapor diri

Di Chengdu, Sichuan, Dubes Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, menghadiri pertemuan dengan komunitas WNI dan menekankan pentingnya partisipasi aktif dalam program lapor diri sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan diaspora. “Lapor diri kini bisa dilakukan secara daring, kapan saja dan di mana saja. Hal ini penting untuk mempertahankan hubungan kekeluargaan dan persatuan di kalangan WNI,” ujar Djauhari dalam pernyataan resmi.

Kegiatan “KBRI Beijing Goes to Chengdu” berlangsung pada Sabtu (18/4) dan dihadiri sekitar 150 WNI, sebagian besar mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di kota tersebut, serta sejumlah warga Indonesia yang telah tinggal lebih dari sepuluh tahun. Selain itu, acara ini juga menyediakan kesempatan untuk menjelaskan dan memberikan layanan terkait keperluan administratif serta konsuler.

“Presiden Prabowo Subianto pada Maret lalu telah menandatangani peraturan presiden tentang pendirian KJRI baru yang akan berkedudukan di kota Chengdu sehingga tidak perlu lagi sangat jauh datang ke Beijing untuk memperoleh layanan konsuler,” ujarnya.

Konsulat Jenderal RI di Chengdu akan meliputi wilayah Sichuan, Yunnan, Shaanxi, Gansu, dan Chongqing. “Konsulat ini akan menjadi pusat layanan bagi warga Indonesia di wilayah tersebut,” tambah Djauhari.

“Paspor merupakan dokumen resmi negara yang perlu dijaga dengan hati-hati. Hindari merobek atau menulis sembarangan di atasnya, serta pastikan dalam kondisi baik,” ujar Atase Imigrasi KBRI Beijing, Herawan Sukoaji.

Sementara itu, Atase Pendidikan KBRI Beijing, Lestari Puspitaningsih, memberi peringatan terkait prosedur verifikasi ijazah. “Sebelum pulang ke Indonesia secara tetap, lakukan verifikasi ijazah melalui China Higher Education Student Information (CHSI). Verifikasi ini menjadi syarat agar ijazah diterima dan diterapkan secara maksimal di Tanah Air,” tambahnya.

Pelaksana fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Beijing, Widya Airlangga dan Bayu Oktavriyanto, memberikan pemaparan interaktif terkait layanan konsuler, mekanisme lapor diri, serta perlindungan WNI. “Informasi layanan KBRI Beijing kini terbuka secara terperinci di situs web institusi, mencakup langkah-langkah, proses pengajuan, dan biaya terkait. Kami mendorong para warga untuk mengaksesnya,” kata Widya.

“Jangan sungkan menyampaikan keluhan saat menghadapi situasi darurat,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *