Special Plan: Bupati Apresiasi Gerakan SAPA Ansor Temanggung Bersihkan 24 Aliran Sungai Serentak
Bupati Apresiasi Gerakan SAPA Ansor Temanggung Bersihkan 24 Aliran Sungai Serentak
Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Temanggung mengadakan aksi membersihkan 24 aliran sungai secara bersamaan di berbagai lokasi. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Bupati Temanggung, Agus Setyawan, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut.
Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Lahir GP Ansor ke-92. Selain membersihkan sungai, peserta juga melakukan penanaman pohon dan penebaran benih ikan nilem. Tindakan ini bertujuan memperkuat ekosistem aliran air dan menjaga lingkungan hidup daerah tersebut.
Bupati Agus Setyawan menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak positif. Ia mengingatkan kader Ansor untuk terus memegang prinsip itu, karena menjaga kebersihan dan persatuan adalah esensi dari gerakan ini.
Kehadiran Bupati Temanggung, disertai Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, serta Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Muchammad Shidqon Prabowo, menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya lingkungan. Aksi yang menyebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Temanggung membuktikan komitmen organisasi ini dalam menjaga alam.
Gerakan SAPA Ansor Temanggung bukan hanya fokus pada nilai keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga terbuka terhadap isu sosial seperti kerusakan lingkungan. Semangat keislaman yang berlandaskan rahmatan lil ‘alamin diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selain itu, beberapa daerah lain seperti Banten, Serang, Bantul, dan Badung juga melaksanakan aksi serupa. Di Banten, ratusan anggota Pramuka menanam 350 pohon dan membersihkan Sungai Cibanten. Sementara Pemkot Semarang menginisiasi gerakan Bersih Sungai Jaten di Banyumani.
Gerakan ini menegaskan bahwa pemuda tetap menjadi garda depan dalam menghadapi tantangan lingkungan. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat berbagai wilayah menjadi bukti bahwa upaya memperbaiki ekosistem bisa diwujudkan secara bersama.