Latest Update: Teheran: Keamanan Hormuz bergantung pada kebebasan ekspor minyak Iran
Teheran: Keamanan Hormuz bergantung pada kebebasan ekspor minyak Iran
Peringatan dari Mohammad Reza Aref
Istanbul, Senin (20/4) – Mohammad Reza Aref, Wakil Presiden Iran, menegaskan bahwa keterbukaan ekspor minyak Iran menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas keamanan Selat Hormuz. Dalam postingannya di platform X, Aref menyatakan, “Tidak mungkin seseorang menghalangi ekspor minyak Iran sambil mengharapkan perlindungan keamanan untuk pihak lain.” Ia juga menambahkan, “Keamanan Selat Hormuz tidak bisa didapat secara gratis.”
Konteks Global dan Stabilitas Harga Bahan Bakar
Aref menyoroti bahwa dunia harus memilih antara “kelancaran perdagangan minyak yang terbuka untuk semua negara” atau “beban ekonomi besar yang menimpa semua pihak.” Ia berpendapat bahwa kestabilan harga bahan bakar internasional bergantung pada “penghentian tekanan politik dan militer terhadap Iran dan sekutunya secara permanen dan terus-menerus.”
Operasi Serangan dan Perundingan Kembali
Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan bersama terhadap Iran. Teheran merespons dengan menyerang wilayah Israel serta negara-negara lain yang menampung perbekalan militer AS. Serangan ini mengorbankan lebih dari 3.300 orang. Gencatan senjata yang ditetapkan Washington dan Teheran pada 8 April lalu berlangsung selama dua minggu, dipertengahkan oleh Pakistan. Kini, kedua belah pihak mempersiapkan putaran kedua negosiasi di Islamabad pada Selasa (21/4), setelah perundingan sebelumnya di 11–12 April tidak menghasilkan kesepakatan. Pada 13 April, AS mengumumkan pembatasan laut terhadap Iran.