New Policy: Menteri LH soroti peran Ketua DPRD wujudkan transformasi kelola sampah

Menteri LH Soroti Peran Ketua DPRD dalam Transformasi Pengelolaan Sampah

Jakarta – Dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Senin, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menggarisbawahi pentingnya peran para ketua DPRD dalam mempercepat transformasi pengelolaan sampah sebagai bagian dari visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Hanif menjelaskan bahwa lingkungan hidup kini tidak lagi dianggap sebagai isu tambahan, melainkan menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa. “Lingkungan hidup yang terjaga dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya saat menyampaikan materi dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia.

“Lingkungan hidup adalah prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan daya saing bangsa,” kata Menteri Hanif.

Sektor lingkungan hidup diharapkan menjadi motor penggerak baru dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen. Strategi ini mencakup ekonomi sirkular, perdagangan karbon, investasi hijau, serta pembangunan infrastruktur ramah lingkungan. Transformasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membantu mengurangi emisi gas rumah kaca menuju target net zero emission.

Pemerintah menetapkan target 63,41 persen dari sampah yang terkelola pada 2026, dengan harapan mencapai 100 persen pada 2029. Volume sampah nasional mencapai 51,8 juta ton per tahun, sehingga pendekatan berbasis partisipasi masyarakat menjadi solusi utama untuk mengurangi tekanan pada Tempat Pengelolaan Sampah (TPA) sekaligus memperbaiki kualitas pengelolaan limbah.

Pemerintah juga mendorong penghentian total praktik pengangkutan sampah terbuka pada 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *