Visit Agenda: Nissan segarkan Sakura untuk tandingi BYD di Jepang
Nissan segarkan Sakura untuk tandingi BYD di Jepang
Nissan, produsen otomotif Jepang, secara resmi meluncurkan model Sakura di pasar lokal guna menghadapi persaingan dari BYD yang segera merilis Racco. Melalui CarsCoops pada Senin, diumumkan bahwa penyegaran pada kendaraan listrik ini juga bertujuan untuk menyaingi model-model dari pabrikan sejawat seperti Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e: serta N-Van e:.
Perubahan Desain Eksterior
Perusahaan memperkenalkan desain yang lebih menarik untuk mobil ramah lingkungan ini, mulai dari bagian depan. Gril yang kini sejajar dengan bodi mengambil inspirasi dari Nissan Leaf, memberi kesan unik. Bumper yang direvisi menciptakan sudut tajam dan elemen vertikal lebih terlihat di sisi kendaraan. Meski demikian, lampu depan LED dan bodi profil serta bagian belakang tetap dipertahankan.
Warna Baru dan Aksen Khusus
Pembaruan ini juga membawa palet warna baru bernama “Minamono Sakura,” terinspirasi oleh bunga Sakura yang terapung di permukaan air. Nuansa ini diimbangi dengan aksen tembaga dan atap perak sterling, menciptakan sentuhan akhir tiga warna yang khas pada model G, versi teratas.
Peningkatan di Interior
Dalam sisi kabin, Nissan melakukan beberapa perubahan. Tombol pengatur mode berkendara dijadikan lebih ergonomis, sementara tempat gelas tambahan ditambahkan untuk penumpang. Panel instrumen digital 7 inci dan sistem infotainment 9 inci tetap dipertahankan, tetapi port USB Type-C dipindahkan ke bagian bawah konsol tengah.
Spesifikasi Teknis
Dari segi mekanis, Sakura masih menggunakan satu motor listrik yang menghasilkan 63 hp (47 kW/64 PS) dan torsi 195 Nm (144 lb-ft). Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh dengan jangkauan hingga 180 km (112 mil) berdasarkan siklus WLTC juga tetap diaplikasikan. Model S sebagai versi dasar mempertahankan desain lama, sementara varian X dan G diperbarui dengan fitur-fitur populer seperti Intelligent Around View Monitor, kursi depan berpemanas, serta pemanas roda kemudi.
“Penyegaran ini menunjukkan komitmen Nissan untuk meraih pangsa pasar kendaraan listrik,” kata CarsCoops dalam laporan mereka.