Official Announcement: AS sebut izin penjualan minyak Rusia keputusan pragmatis
AS sebut izin penjualan minyak Rusia keputusan pragmatis
Washington, 19 April — Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, mengungkapkan bahwa memperpanjang izin penjualan minyak Rusia merupakan langkah yang dianggap pragmatis dan berorientasi pada kemanusiaan. Ia menjelaskan bahwa minyak mentah Rusia telah terdistribusi ke pasar global, termasuk ke berbagai negara.
“Kami memutuskan untuk mengambil tindakan pragmatis dalam jangka pendek; alih-alih membiarkan seluruh pasokan minyak itu mengalir ke China, sebagian akan dikirim ke India dan negara-negara Asia lainnya. Mereka akan memurnikan minyak tersebut, memberi energi kepada masyarakat,” kata Wright kepada Fox News, Minggu (19/4).
Selain itu, Wright menyoroti peran India dalam ekspor bahan bakar ke Uni Eropa, yang sedang menghadapi krisis harga energi. “Ini adalah keputusan jangka pendek untuk mengarahkan minyak ke jalur berbeda,” tambahnya.
Dalam konteks tersebut, Badan Pengawasan Aset Asing di Departemen Keuangan AS pada Sabtu (18/4) memberikan izin umum untuk pengiriman dan penjualan minyak Rusia. Ini memperpanjang pelonggaran sanksi AS, memungkinkan minyak mentah yang dimuat ke kapal sejak Jumat (17/4) beredar lebih luas.
Di sisi lain, AS dan Israel melakukan serangan terhadap target di Iran pada akhir Februari, menyebabkan kerusakan serta korban sipil. Setelah itu, Washington dan Teheran sepakat menghentikan konflik selama dua minggu, 7 April. Pada 11 April, negosiasi yang dipimpin Pakistan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Walaupun tidak diumumkan secara resmi kembali ke keadaan perang, AS telah memulai pembatasan akses ke pelabuhan Iran. Para mediator terus berupaya untuk mengatur pertemuan baru guna mencari solusi.