Topics Covered: LVRI beri pelatihan sosialisator JSN 45 bagi guru di Kalsel

LVRI beri pelatihan sosialisator JSN 45 bagi guru di Kalsel

Banjar, Kalsel (ANTARA) – Sejumlah guru dan pendidik di Kalimantan Selatan mengikuti pelatihan sosialisasi Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Juang 1945 (JSN 45) yang diselenggarakan oleh DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis mereka dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

Pelatihan yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif

Wakil Ketua Umum II DPP LVRI Marsdya TNI (Purn) Wresni Wiro mengatakan pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan pemahaman teoritis, tetapi juga memberikan keterampilan praktis. “Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menyebarkan semangat perjuangan kemerdekaan di kalangan pelajar,” ujarnya setelah pembukaan acara di Banjar, Senin.

“Materi yang diberikan mencakup pedoman pewarisan JSN 45, sejarah perjuangan kemerdekaan, Pancasila, UUD 1945, serta teknik diskusi dan penyampaian materi kepada siswa,” tambah Wresni.

Pelatihan berlangsung selama 20–25 April 2026 dan melibatkan 32 peserta. Dari DPP LVRI, ada enam pelatih yang mendampingi, sementara panitia daerah ikut serta, sehingga total peserta mencapai 42 orang.

Dalam sesi praktik, peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melakukan simulasi diskusi kelompok kecil dan besar. Selain itu, mereka diberikan latihan menyampaikan materi secara langsung kepada siswa. “Para peserta akan mampu menjelaskan nilai-nilai kejuangan dengan lebih efektif setelah melalui proses ini,” jelas Wresni.

Penilaian dilakukan melalui ujian pra dan pasca, serta evaluasi berbasis praktik. LVRI menargetkan peserta dapat menjadi sosialisator yang konsisten, menerapkan materi pelatihan ke dalam kegiatan pendidikan di satuan masing-masing.

Program untuk memperkuat karakter generasi muda

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kalsel Adi Santoso menyatakan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik. “Penyampaian nilai kebangsaan ke dalam proses belajar mengajar adalah kunci dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat,” tuturnya.

Menurut Adi, para peserta berasal dari kepala sekolah tingkat lanjutan atas. Ia berharap materi yang mereka pelajari bisa diimplementasikan dalam berbagai program penguatan nilai 45 di kalangan remaja Kalsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *